Soal Potensi Emas di Desa Bangbayang Sumedang, Ternyata Begini Kata Ahli Geologi Unpad
Sebuah tambang emas ilegal beroperasi di Sumedang, tepatnya di Dusun/Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR. ID, SUMEDANG - Dekan Fakultas Teknik Geologi, Universitas Padjadjaran, Prof Mega Fatimah Rosana mengatakan, Kabupaten Sumedang rata-rata didominasi batuan yang erat kaitannya dengan gunung api.
Di beberapa daerah di Indonesia, daerah dengan batuan produk vulkanik memang memiliki potensi emas.
Potensi emas itu, kata Mega, berhubungan dengan batuan gunung api tua periode Miosen-Pliosen.
Sebuah tambang emas ilegal beroperasi di Sumedang, tepatnya di Dusun/Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang.
Tambang emas yang dikelola secara tradisional itu, selain melanggar hukum, juga merusak lingkungan.
Kepala Desa (Kuwu) Bangbayang, Umar, mengaku bahwa sempat ada riset yang dilakukan oleh PT Aneka Tambang (Antam) Tbk dahulu.
Namun, tidak terbukti ada emas.
Meski terbukti tiada emas, tambang ilegal terus beroperasi dan silih berganti pemodal.
"Tetapi, sejauh ini, seingat saya, potensi emas di Jawa Barat baru diketahui dan dieksplorasi di bagian selatan," kata Mega kepada TribunJabar.id melalui sambungan telepon, Jumat (29/10/2021).
Mega mengatakan, di bagian selatan Jawa Barat, potensi emas erat berkaitan dengan peristiwa-peristiwa magmatisme yang terjadi pada waktu kurang dari 10 juta tahun sampai 2 juta yang lalu.
"Saya belum mengecek peta geologi daerah di mana Desa Bangbayang berada."
"Saya juga belum menginjakkan kaki ke wilayah yang disebutkan itu, tetapi potensi emas di wilayah tengah Jawa Barat barulah indikasi," kata Mega.
Indikasi itu muncul karena daerah Bangbayang berbatasan dengan Gunung Kareumbi yang merupakan satu di antara gunung api tua.
Kareumbi juga berdampingan dengan jejak kaldera purba Nagreg yang berada di sebelah barat gunung tersebut.
Deretan jejak gunung api ini menguatkan indikasi produk batuan yang mengandung emas.
"Sementara di bagian tengah Jawa Barat seperti Subang-Bandung Utara, memang ada indikasi potensi keberadaan mineralisasi emas, hanya eksplorasi belum banyak dilakukan secara detial di lokasi-lokasi tersebut," kata Mega. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tambang-emas-di-dusundesa-bangbayang.jpg)