Hoaks Premanisme di Sukabumi, Kapolres: Polri Respon Terhadap Aduan yang Ada

AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, pihaknya mendapatkan aduan adanya laporan warga bahwa telah terjadi aksi premanisme di wilayah Cijangkar

Tribun Jabar/ M Rizal Jalaludin
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah (kedua dari kiri) saat memberikan keterangan adanya aduan aksi premanisme didampingi Kasatreskrim (kedua dari kanan), Kades Cijangkar (kesatu dari kiri) dan J terlapor dalam video hoaks aksi premanisme (kesatu dari kanan) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Heboh video aksi premanisme terjadi di wilayah Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah mengatakan, pihaknya mendapatkan aduan adanya laporan warga bahwa telah terjadi aksi premanisme di wilayah Cijangkar, Nyalindung.

"Kami dari Polres Sukabumi mengucapkan terimakasih atas aduan dari masyarakat yang adanya premanisme yang meresahkan masyarakat, terutama kemarin ada aduan di Kecamatan Nyalindung, kami langsung membuat tim khusus, Satreskrim membuat tim khusus untuk mendalami dan melakukan penyelidikan terhadap aduan tersebut," ujarnya di Satreskrim, Kamis (28/10/2021) malam.

Baca juga: 8 Jam Danu Kasus Subang Diperiksa Polisi dari Polda Jabar hingga Bareskrim, Ini yang Ditanyakan

Pihaknya telah mengamankan seorang pria berinisi J untuk dimintai keterangan, diduga J masuk dalam aduan warga terkait premanisme itu.

Namun, ternyata video premanisme itu tidak dilakukan J dan tidak ada di wilayah hukum Polres Sukabumi.

"Kami juga memintai keterangan terhadap orang yang diduga kuat masuk dalam aduan tersebut yaitu saudara J, kita sudah mintai keterangan malam ini juga. Kami akan tindak lanjuti laporan tersebut, dan untuk video yang beredar ada dua video yang beredar sudah amati dan kami sudah analisa, bahwa video tersebut bukan di wilayah Kabupaten Sukabumi," terangnya.

Dedy menegaskan, Polri selalu merespon setiap aduan dari masyarakat.

"Kami tegaskan akan tetap mendalami aduan dari masyarakat, Polri respon terhadap pengaduan yang ada," tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Cijangkar Heri Suherlan menegaskan, bahwa aksi premanisme itu tidak ada di wilayahnya. Ia mengimbau agar warga jangan terpancing berita bohong.

Baca juga: Antisipasi Premanisme, Jajaran Sat Pol Air Ciamis Gelar Patroli di PPI Pantai Pangandaran

"Terkait dengan ada laporan masyarakat kami tentang pengaduan premanisme, alhamdulillah kejadian ini tidak terjadi karena semenjak tahun 2019 sampai saat ini saya menjabat premanisme di Cijangkar tidak ada," tegasnya.

"Alhamdulillah untuk saat ini untuk masyarakat kita di Cijangkar video ini belum menyebar, kami pun saat diberi tahu sangat terkejut ketika ada video itu, saya mengimbau kepada masyarakat tolong diamati berita tersebut sehingga jangan terprovokasi, kami selaku Kades Cijangkar sangat dirugikan," lanjut Heri.

Sementara itu, J juga memberikan klarifikasi dan keterangan kepada awak media. J mengatakan, dirinya dilaporkan oleh seseorang bahwa ia telah melakukan aksi premanisme di Cijangkar.
Menurutnya, video aksi premanisme itu sampai ke Presiden.

Padahal, ia mengaku tidak pernah melakukan aksi premanisme atau aksi kekerasan lainnya.

"Saya sendiri yang dilaporkan tersebut dengan berita hoaks yang diviralkan entah di facebook entah dimana yang sampai ke bapak panglima dan bapak Presiden. Saya ingin klarifikasi untuk masalah pribadi saya, menyangkut harga diri saya dan menyangkut harga diri Kapolsek dan wilayah kami di sana menyangkut desa," katanya.

"Bahwa saya tegaskan di sini tidak pernah melakukan pemalakan penganiayaan atau mengintimidasi kepada siapapun, dan apabila ada masyarakat yang merasa diintimidasi sama saya dan merasa telah dirugikan silahkan saya terbuka, koperatif dan siap memenuhi panggilan mereka semua yang memang sudah tugas beliau memanggil saya karena saya ada di zona tersebut," tegas J.*

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved