Breaking News:

Mensos Risma Menangis saat Berdoa di Makam Cut Nyak Dien di Sumedang, Begini Katanya

Menteri Sosial Tri Rismaharini berziarah ke makam Cut Nyak Dien, di kompleks pemakaman Gunung Puyuh, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/10/2021).

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Menteri Sosial Tri Rismaharini berziarah ke makam Cut Nyak Dien, di kompleks pemakaman Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/10/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Menteri Sosial Tri Rismaharini berziarah ke makam Cut Nyak Dien, di kompleks pemakaman Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (22/10/2021).

Menurut pantauan TribunJabar.id di lokasi, rombongan Mensos Risma tiba di area permakaman pahlawan asal Tanah Rencong itu sekitar pukul 08.15 WIB.

Kedatangan Mensos Risma disambut langsung oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Ketua DPRD Sumedang Irwansyah Putra, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, dan Sekda Sumedang Herman Suryatman, yang tiba di area kompleks makam lebih dulu.

Begitu tiba di area pemakaman, Risma, yang mengenakan batik bermotif daun, langsung bergegas menuju ke lokasi makam Cut Nyak Dien.

Risma tampak berdoa dengan khusyuk, bahkan kelihatan menangis.

Setelah berdoa, Risma menaburkan bunga di atas makam pahlawan tersebut.

Tri Rismaharini menyebutkan, ia melakukan kunjungan dan berziarah ke makam Cut Nyak Dien dalam rangka menyongsong Hari Pahlawan.

"Ini menyongsong Hari Pahlawan ya," ucap Tri Rismaharini kepada sejumlah wartawan di area makam Cut Nyak Dien.

Sebelumnya, kata Risma, ia telah berziarah ke makam Proklamator Kemerdekaan RI Muhammad Hatta di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jakarta Selatan.

Selain itu, kata Risma, pada pekan ini pihaknya akan berziarah ke makam presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

"Saya ingin anak-anak muda, terutama generasi penerus, mengerti bahwa kemerdekaan negara kita ini diraih bukan pemberian, tetapi diraih dengan proses perjuangan yang sangat panjang," tutur Tri Rismaharini. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved