Senin, 27 April 2026

Fakta Admin Humas Polda Kalteng Mampir ke DM Warganet, Permasalahkan Kata dalam Komentar

Akun resmi Humas Polda Kalteng mampir ke direct message (DM) Instagram seorang warganet karena tidak terima dengan komentar yang ditinggalkannya.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Widia Lestari
Kompas.com
ilustrasi polisi 

TRIBUNJABAR.ID - Akun resmi Humas Polda Kalteng mampir ke direct message (DM) Instagram seorang warganet karena tidak terima dengan komentar yang ditinggalkannya.

Permasalahan itu viral di Twitter sebab akun ofisial sampai 'mendatangi' warganet.

Kejadian itu menjadi sorotan setelah pengguna Twitter @salimvanjav membagikan tangkapan layar DM Instagram antara ia dan akun @humaspoldakalteng.

Sebelumnya ia mengomentari pemberitaan mutasi Aipda Ambarita buntut periksa paksa handphone warga.

Komentar itu ditinggalkan di akun Instagram @infokalteng.

Baca juga: Viral, Guru Panggul Siswa Demi Dapat Sinyal, Panjat Dinding hingga Laptop Ditempatkan di Atas

Baca juga: Daftar Polisi yang Dimutasi Sepekan Ini, dari Kapolsek Cabul sampai Aipda MP Ambarita

Tidak Terima

Pengelola akun resmi humaspoldakalteng kemudian mengirimkan pesan melalui DM kepada warganet tersebut.

Ia bertanya maksud komentar yang ditinggalkan warganet dan memintanya mendatangi kantor Humas Polda Kalteng.

"Maksudmu komen "mampus" di infokalteng itu apa? Hari ini pukul 10.00 WIB kmu ke kantor Humas Polda Kalteng, biar kami jelaskan.. kami tunggu segera," begitu pesan dalam tangkapan layar yang dibagikan @salimvanjav pada 20 Oktober 2021.

Keduanya membahas penggunaan kata mampus. Admin humaspoldakalteng merasa tidak cocok kata tersebut digunakan.

Sedangkan warganet mengatakan penggunaan mampus bukan berarti mati.

"Mampus tuh kata2 ejekan, bukan doa. Pernah dengan, 'Mampus, aku pulang telat'. Pergeseran bahasa juga dipakai," kata warganet tersebut.

Unggahan viral masalah admin humaspoldakalteng
Unggahan viral masalah admin humaspoldakalteng (Twitter/@salimvanjav)

Minta Bertemu

Admin akun ofisial itu meminta warganet menemuinya atau
ia yang akan mendatangi warganet tersebut.

Berdasarkan tangkapan layar pembicaraan, pertemuan itu dimaksudkan untuk menjelaskan masalah komentar tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved