Warga Semarang yang Berjalan 115 Hari dari Aceh, Gemetar Saat Lihat Harimau dan Babi Hutan di Jalan
Ditipu Sang Mandor, Warga Semarang Jalan Kaki dari Banda Aceh Selama 115 Hari, Menyeramkan Saat Ketemu Hewan Buas di Hutan Jambi
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Darajat Arianto
Dimas mengatakan, kebanyakan pekerja berasal dari Banda Aceh sehingga ia sendiri kebingungan untuk pulang.
Di setiap kota ia selalu tinggal beberapa hari di pasar atau terminal untuk mengamen.
Ia menceritakan perjalanan paling berat dari Jambi ke Lampung karena banyak hutan yang harus dilewati.
Difasilitasi Dinsos Cianjur
Saat menyeberang ke Bakauheni ia diberi surat agar bisa gratis naik kapal Ferry untuk menyeberang ke Merak Banten.
"Baru di Cianjur ini saya ketemu polisi dan diantar ke Dinas Sosial, saya ingin pulang meski ditawari untuk tinggal beberapa hari di rumah singgah Cianjur," kata Dimas.
Dimas mengatakan ia merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara. Ia berangkat ke Banda Aceh berniat untuk bekerja menjadi kuli bangunan di sana.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengaku prihatin dengan pengalaman yang dialami Dimas.
Ia mengatakan akan memfasilitasi kepulangan Dimas dengan membuat surat kemudahan transportasi dengan ditembuskan kepada Dinas Perhubungan.
"Kami turut prihatin dan sudah membuat surat kemudahan untuk transportasi kepulangan sampai alamat Dimas ini, sudah diminta beristirahat dulu namun yang bersangkutan tetap ingin pulang," kata Asep. (*)
Baca juga: Warga Semarang Terlantar di Cianjur, Mengaku Berjalan Kaki dari Banda Aceh Karena Ditipu Sang Mandor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/muhamad-dimas-ramadan.jpg)