Breaking News:

Supervisor, Penagih dan Eksekutor Debt Collector Pinjol Ilegal di Jakbar Jadi Tersangka, Jumlahnya 6

Dari hasil penggerebekan tersebut sebanyak 56 karyawan ditahan untuk dilakukan pemeriksaan.

Editor: Ravianto
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas menunjukkan tersangka dan barang bukti saat ungkap kasus jaringan sindikat pinjaman online (pinjol) ilegal di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (15/10/2021). Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri menangkap tujuh tersangka di lima tempat kejadian perkara dengan mengamankan sejumlah barang bukti berupa monitor, modem pool, dan laptop. TRIBUNNES/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sebanyak enam orang karyawan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, hasil dari penggerebekan sebuah kantor pelayanan pinjaman online (Pinjol) ilegal di wilayah Jakarta Barat.

Penggerebekan yang dilakukan pada Rabu (13/10/2021) lalu itu, dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat.

Dari hasil penggerebekan tersebut sebanyak 56 karyawan ditahan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Kami tetapkan enam orang sebagai tersangka (hasil dari pemeriksaan)," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardana saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (17/10/2021).

Adapun kata Wisnu, satu dari enam karyawan yang ditetapkan sebagai tersangka itu menjabat sebagai supervisor perusahaan.

Sedangkan, untuk tersangka lainnya berperan sebagai penagih atau eksekutor debt collector.

"Leader supervisor, itu yang kami tetapkan, lainnya eksekutor debt collector, itu kami tetapkan (jadi tersangka)," ujar Wisnu.

Atas insiden layanan pinjol ilegal ini, para tersangka kata Wisnu dijerat dengan Undang-Undang Pasal 27 Ayat 4 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sementara untuk karyawan lainnya kata dia, masih dilakukan pendalaman pemeriksaan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved