Breaking News:

BREAKING NEWS: Polda Jabar Tetapkan 1 Debt Collector Pinjol Ilegal sebagai Tersangka, 79 Dipulangkan

Direktorat Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Jabar baru menetapkan satu debt collector pinjaman online (pinjol) ilegal sebagai tersangka.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Puluhan debt collector dari perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal saat tiba di Polda Jabar, Jumat (15/10/2021). 

Sebelumnya, Tim subdit V siber Direktorat Krimimal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar mengungkap praktik perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal, Kamis (14/10/2021).

Perusahaan pinjol ilegal itu berlokasi di sebuah ruko lantai tiga, Jalan Prof Herman Yohanes, Samirono, Caturnunggal, Kecamatan Depok, Kota Yogyakarta, DIY.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Arief Rahman mengatakan, pengungkapan ini berawal dari laporan seorang korban bernama Tedy Mulyadi ke Polda Jabar.

"Hasil kerja sama dengan Ditreskrimsus Polda DIY dan penyelidikan terhadap kantor tersebut, tim mendapatkan sebuah fakta bahwa benar adanya penyelenggaraan penagihan pinjaman online," ujar Arief Rahman, dalam keterannya, Jumat (15/10/2021).

Dalam pengungkapan tersebut, pihaknya mengamankan 86 orang kolektor pinjol yang menjalankan 23 aplikasi pinjol ilegal.

Ke-23 aplikasi tersebut, kata dia, diketahui tak terdaftar di otoritas jasa keuangan (OJK).

"Ini kegiatan mereka lintas daerah," katanya.

Berikut ini daftar ke-23 aplikasi ilegal :

- WALLIN

- TUNAI CPT

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved