Breaking News:

Berwisata ke Majalengka di Ketinggian 1.500-1700 mdpl, Wajib Perhatikan Komponen Ini pada Kendaraan

Bagi anda akan berwisata ke Kabupaten Majalengka, khususnya objek wisata di Kecamatan Argapura dan Sindangwangi, ada baiknya memperhatikan kendaraan

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Darajat Arianto
eki yulianto/tribunjabar
Jalur satu arah yang diterapkan oleh pengelola beserta Muspika Kecamatan Argapura di Obyek Wisata Terasering Panyaweuyan Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Bagi anda yang memiliki jadwal untuk berwisata ke Kabupaten Majalengka, khususnya objek wisata yang ada di Kecamatan Argapura dan Sindangwangi, ada baiknya jika anda terlebih dahulu memperhatikan kondisi kendaraan.

Baik sepeda motor maupun mobil dalam keadaan prima.

Selain kondisi mesin kendaraan dan beban penumpang, komponen yang tak kalah penting adalah sistem pengereman.

Apalagi, kawasan wisata Majalengka yang berada pada kisaran ketinggian 1.500 sampai 1.700 meter di atas permukaan laut (MDPL) membuat jalan yang harus dilewati terasa sulit karena banyak tanjakan dan turunan curam nan berkelok.

Terlebih jalan yang belum semuanya lebar.

Penggunaan rem berlebih dapat menyebabkan panas yang diakibatkan gesekan antara kanvas rem dan rotor dapat membuat cengkraman fungsi pengereman berkurang bahkan bisa blong.

Lebih parahnya, panas yang menjalar pada kaliper sehingga membuat sit piston aus. 

Oki Kurniawan (26) salah seorang mekanik sepeda motor di Majalengka menyebutkan, penggunaan rem dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan panas berlebih.

"Pad rem atau kanvas yang terus menerus bergesekan dengan rotor dapat menimbulkan panas berlebih. Karena suhu panas ini cengkraman pengereman akan berkurang bahkan bisa blong," ujar Oki yang ditemui di Kantor PWI Majalengka, Kamis (14/10/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved