Breaking News:

Ada Polisi Banting Mahasiswa, Ini Tanggapan Komisi III DPR RI: Kami Sudah Mengingatkan . . .

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkapkan, kini sudah harus dihentikan upaya represif.

Instagram dan Twitter
Polisi yang smackdown mahasiswa minta maaf dan peluk korban. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahamd Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Viral di media sosia video mahasiswa dibanting polisi di Tangerang saat melakukan unjuk rasa hingga terkapar.

Kini oknum polisi yang melakukan bantingan kepada mahasiswa tersebut sudah meminta maaf kepada korban secara terbuka.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengungkapkan, kini sudah harus dihentikan upaya represif.

"Kami Komisi III sudah mengingatkan beberapa kali kepada Pak Kapolri, penanganan apa pun sudah tak dibenarkan dengan menggunakan kekerasan," ujar Cucun di Kompleks Pemda Bandung, Soreang, Kamis (14/10/2021).

Cucun mengatakan, Kapolri bahkan sudah mengatakan, kalau masih ada oknum semacam itu, harus sudah siap-siap menerima konsekuensinya.

"Kami apresiasi langkah cepat Pak Kapolri kemarin, untuk memberikan efek jera kepada yang lain," kata Cucun, yang juga Ketua Fraksi PKB DPR RI.

Cucun mengingatkan agar polisi jangan main-main karena banyak cara untuk menangani masyarakat itu.

"Makanya kami Komisi III terus memberikan suporting kepada Pak Kapolri yang membina anggotanya semua, cara-cara represif harus sudah dikurangi," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved