Sudah Ada Atlet PON Jabar yang Pulang ke Daerah Masing-masing, Baru Diumumkan Harus Karantina Dulu
Sejumlah atlet PON asal Jabar pulang ke daerah masing-masing. Baru diumumkan harus karantina.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan atlet Jawa Barat yang telah mengikuti PON XX Papua harus menjalani karantina terlebih dulu setelah sampai di Jawa Barat.
Ia pun akan menelusuri kabar mengenai sejumlah atlet yang sudah pulang lebih dulu ke kampung halamannya.
Ia mengatakan berdasarkan arahan dan peraturan terbaru terkait PON di tengah pandemi, para atlet dan siapapun yang tinggal lebih dari tujuh hari di Papua harus menjalani karantina setelah pulang ke daerah asal.
"Karantina satu di BPSDM Jabar, dua di KONI Jabar, karena peraturannya barang siapa ke Papua, ke PON, lebih dari tujuh hari, maka pulangnya harus beradaptasi, karantina dulu selama lima hari," katanya di Gedung Sate, Rabu (13/10/2021).
Mengenai kabar adanya atlet yang pulang lebih dulu menggunakan biaya sendiri dan belum menjalani karantina, pihaknya akan melakukan penelusuran terlebih dulu.
"Saya sudah perintahkan Pak Sekda karena teknis ada di Pak Sekda. Jangan sampai ada berita atlet di Jawa Barat pulangnya tidak terlayani dengan baik. Kalau ternyata ada, kita harus tabayun dulu," katanya.
Jika memang ada kekurangan atau kekeliruan, katanya, pihaknya minta untuk segera diperbaiki.
Namun berdasarkan kejadian-kejadian sebelumnya, atlet yang pulang lebih dulu disebabkan keinginan atletnya sendiri untuk segera pulang secara mandiri, bukan karena tidak mendapat fasilitas pemerintah.
Sementara ini beredar kabar jika atlet peraih medali emas asal Ciamis, Dheya Nazhira pulang ke Ciamis menggunakan angkutan umum.
Melihat perolehan medali, ia kian optimistis Jawa Barat menjadi Juara Umum PON XX Papua.
Berdasarkan website resmi PON XX Papua hingga Rabu pukul 12.20, Jabar masih menguasai perolehan medali dengan raihan 112 emas, 88 perak, dan 99 perunggu, di atas Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Papua.
"Hari ini masih leading, mohon doa dari media Jawa Barat agar didoakan juga untuk juara umum di PON dalam hari esok dan Jumat, tinggal dua hari lagi," katanya.
Ia menitipkan semangat dalam pertandingan dan lomba agar visi misi Jawa Barat yang Juara Lahir Batin bisa direalisasikan dengan kemenangan-kemenangan, sehingga bisa memperlihatkan semangat bangkit di tengah pandemi Covid-19.
"Kan, selama satu setengah tahun tuh masyarakat beritanya negatif, butuh penyemangat lah salah satunya adalah normalitas kita di olahraga," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rendy-maulana-atlet-dayung-asal-pangandaran-mendapat-sambutan-meriah-saat-pulang.jpg)