Breaking News:

Indonesia Power Amankan Lokasi Penemuan Fosil Binatang di Waduk Saguling dengan Cara Patroli

PT Indonesia Power UP Saguling turun tangan untuk melakukan pengamanan di lokasi penemuan fosil, tepatnya di pulau Sirtwo Island Waduk Saguling, KBB

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Paleontolog dari berbagai perguruan tinggi saat melakukan penelitian di lokasi penemuan benda yang diduga fosil hewan di bantaran Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (10/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - PT Indonesia Power UP Saguling turun tangan untuk melakukan pengamanan di lokasi penemuan fosil, tepatnya di pulau Sirtwo Island Waduk Saguling, Kampung Suramanggala, RT 01/01, Desa Baranangsiang, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Waduk saguling merupakan lahan PLTA Saguling yang dikelola oleh perusahaan PT Indonesia Power yang bergerak di bidang kelistrikan. Tetapi mereka siap mengamankan lokasi itu mendukung upaya konservasi dan penelitian lebih lanjut terkait fosil tersebut. 

Supervisor Senior (SPS) Humas dan Keamanan PT Indonesia Power, Budi Wahyudi, mengatakan, pihaknya akan menerjunkan petugas keamanan internal untuk menjaga kawasan tersebut dan  sebanyak 4 personel akan patroli dan berjaga dari kejauhan agar fosil tersebut tetap aman. 

"Iya memantau dari kejauhan sambil patroli, sesekali mungkin nanti ke lokasi untuk melihat sikon nya. Karena memang di sini kami masih masa pandemi tidak boleh ada yang berkerumun," ujarnya saat dihubungi, Rabu (13/10/2021).

Ia mengatakan, upaya itu dilakukan karena lokasi itu juga sebagai objek vital nasional, sehingga memang ada titik-titik yang memang harus dijaga, dan tidak boleh dilepas, sehingga patroli pun harus dilakukan.

"Kita hanya mengimbau kepada warga untuk tidak berkerumun dan untuk mendukung para peneliti melakukan kegiatan penelitiannya," kata Budi.

Awalnya pihak Indonesia Power juga berencana melakukan pemasangan garis polisi sebagai upaya pelindungan. Namun, karena ada masukan dari beberapa pihak khawatir memancing rasa penasaran publik langkah itu dibatalkan. 

"Begitu tim kami turun ke lapangan kemarin hari minggu dari tim keamanan sudah turun untuk cek lokasi ada arahan di lapangan beda lagi oleh peneliti. Khawatir, justru malah mengundang banyak warga," ucapnya.

Selain itu PT Indonesia Power UP Saguling juga mendukung upaya konservasi lokasi penemuan fosil tersebut walaupun perusahaan ini hanya bergerak di bidang pembangkit tenaga listrik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved