Breaking News:

Indonesia Ngaji BWA Safari Dakwah di Kalimantan Barat

Acara Indonesia Ngaji BWA Safari Dakwah bersama Ustadz Haikal Hassan ini berjalan dengan lancar, yang diselenggaran dari 24-27 September 2021

TRIBUNJABAR.ID JAKARTA (11/10/2021)--Banyak wilayah terpencil yang tidak terjangkau oleh para dai, salah satunya di Pulau Karimata yang terletak di wilayah selat perairan antara Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera ini. Bahkan untuk mencapai Pulau Karimata, dibutuhkan waktu kurang lebih 8 jam perjalanan laut dari Pelabuhan Sukadana, Kayong Utara.

Badan Waqaf Alqur’an (BWA) salah satu lembaga nirlaba yang concern di bidang dakwah mencoba menjadi jembatan untuk melakukan dakwah di wilayah terpencil ini. Salah satunya kebutuhan akan Alqur’an dan pembinaan untuk umat Islam Pulau Karimata.

Perwakilan Indonesia Ngaji BWA Ustadz Sumadi Muhammad menjelaskan, BWA Inovasi Wakaf melalui Program Wakaf Alqur’an dan pembinaan (WAP) melihat kebutuhan Alqur’an dirindukan masyarakat Pulau Karimata.

bwa121021b
 
bwa121021c
 

“Oleh karenanya melalui Proyek WAP Kalimantan Barat, BWA telah mendistribusikan 60 ribu Alqur’an wakaf untuk wilayah Kalimantan Barat termasuk sampai ke Pulau Karimata yang merupakan pulau terpencil di Indonesia,” ungkap Ustad Sumadi, Senin (11/10/2021).

Ustadz Sumadi menambahkan, event Indonesia Ngaji BWA Safari Dakwah ini merupakan acara kelanjutan dari pendistribusian 60 ribu Wakaf Alquran di seluruh wilayah Kalimantan Barat. “Tim Indonesia Ngaji BWA yang bertugas menjalankan program pembinaan mengajak Ustadz Haikal Hassan dalam safari dakwah di Kalimantan Barat ini,” ungkapnya.

Acara Indonesia Ngaji BWA Safari Dakwah bersama Ustadz Haikal Hassan ini berjalan dengan lancar, yang diselenggaran dari 24-27 September 2021 di tiga lokasi di Kalimantan Barat yaitu Pontianak, Ketapang dan Pulau Karimata. Untuk kelancaran acara ini, BWA juga menggandeng Masjid Kapal Munzalan di Pontianak, Komunitas Biker Hijrah di Ketapang dan Panitia di Pulau Karimata.

Rangkaian Indonesia Ngaji BWA Safari Dakwah di Kalimantan Barat dimulai dari Masjid As Salam di Pontianak yang dihadiri 600 jamaah. Esok harinya dilanjutkan selepas sholat subuh di Masjid Kapal Munzalan dihadiri sekitar 400 Jamaah.

“Semoga dengan pendistribusian 60 ribu Alquran Wakaf di Kalimantan Barat dan dilakukannya pembinaannya oleh Indonesia Ngaji BWA bisa menambah keimanan dan ketakwaan kaum muslimin di Kalimantan Barat,” demikian disampaikan oleh Ustadz Adia Nugraha, Pengurus DKM Masjid Kapal Munzalan.

Setelah itu, Tim Indonesia Ngaji BWA menuju kota Ketapang perjalanan menggunakan speedboat menuju Ketapang selama tiga jam. Acara diadakan di Taman Qolbun Salim dan penceramah adalah Ustadz Haikal Hassan yang dihadiri oleh 500 jamaah dari komunitas Biker Hijrah.

“Acara ini sangat bermanfaat bagi para Biker yang membutuhkan pembekalan ilmu agama dan pembekalan moral untuk hijrah,” ungkap Bang Mohamad Saleh sebagai Ketua Ketapang Brotherhood.

bwa121021d
 

Esok harinya, acara Indonesia Ngaji BWA Safari Dakwah berlangsung di Pendopo Qolbun Salim selepas sholat Subuh berjamaah. Ustadz Haikal Hassan mengajak para jamaah yang merupakan jamaah Subuh Keliling (Suling) untuk terus memuliakan Alqur’an. Setelah selesai acara, Tim Indonesia Ngaji BWA bergerak untuk menuju Pulau Karimata.

Perjalanan ke Pulau Karimata didukung oleh Lantanal XII Pontianak dengan menyediakan KAL Lemukutan sebagai alat transpostasi menuju Pulau Karimata. Dalam Tabligh Akbar di Pulau Karimata, Ustadz Haikal Hassan mengajak masyarakat Pulau Karimata yang tinggal di pulau terpencil seperti ini untuk menjaga ukhuwah.

Acara dihadiri 1000 jamaah ini sangat dirindukan oleh masyarakat Pulau Karimata. “Mereka merindukan acara khataman Alqur’an bersama dan dilanjutkan dengan tabligh Akabr oleh ulama nasional seperti Ustadz Haikal Hassan,” ungkap Bang Eko selaku kordinator acara Tabligh Akbar di Pulau Karimata.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved