Senin, 18 Mei 2026

Bangganya Ketua PODSI Pangandaran Setelah Rendy Sumbang Emas, Begini Dia Menemukannya

Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Pangandaran, Dayat Sudrajat, mengucapkan rasa bangganya terhadap Rendy Maulana.

Tayang:
Penulis: Padna | Editor: Giri
Tribun Jabar/Padna
Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Pangandaran, Dayat Sudrajat. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Pangandaran, Dayat Sudrajat, mengucapkan rasa bangganya terhadap Rendy Maulana.

Rendy merupakan penyumbang medali emas untuk Jawa Barat di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua.

"Saya sudah tunjukkan cita-cita, dan tekad bahwa kita mempunyai peluang dapat medali emas di PON XX Papua untuk Pangandaran. Dan saya tunjukkan, bahwa orang Pangandaran yang seorang anak nelayan ternyata bisa," ujar Dayat saat ditemui Tribunjabar.id di halaman rumah Rendy, Selasa (12/10/2021) siang.

Ia memaparkan, bertemu Rendy itu berawal dari voli.

Saat itu, dia melontarkan pertanyaan terhadap Rendy.

"Saat saya bertanya, 'Ren prestasimu apa di voli?' Jawabnya, 'enggak ada, Pak, hanya di tingkat kecamatan'. Dan saya langsung memberi tawaran pada dia karena saya lihat potensinya bagus. Seperti yang pertama adalah tinggi badan. Tingginya itu di atas 190 sentimeter dan itu sudah memenuhi syarat," katanya.

Akhirnya, dia pun melatih Rendy di olahraga dayung.

"Alhamdulilah dia tertarik dan mau berlatih di Penyu Embun Pangandaran sekitar satu tahun," ucap Dayat.

Rendy Maulana atlet dayung asal Pangandaran mendapat sambutan meriah saat pulang di Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Rendy Maulana atlet dayung asal Pangandaran mendapat sambutan meriah saat pulang di Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. (Tribun Jabar/Padna)

Kemudian, katanya, ada pengurus dari PODSI Jawa Barat yang juga tertarik dengan potensi Rendy.

"Saya pun mengirim tiga atlet dayung sekaligus yang terdiri dari dua orang putra dan satu orang putri. Dan hasil PON, yang dua orang pulang dan satu lagi bernama Rendy Maulana ini ternyata masuk dalam seleksi laga PON," ucapnya.

"Alhamdulilah sekarang dapat medali emas di PON," ucapnya.

Ke depan, dia berharap ada penanganan khusus dari Pemerintah Daerah Pangandaran karena potensi-potensi seperti ini sebenarnya ada di Kabupaten Pangandaran.

"Jadi harapan saya, pemerintah bersama kami dalam hal ini dengan pengurus cabang olahraga lainnya mari bersama mencari dan menggali semaksimal mungkin potensi-potensi yang ada di masyarakat," kata Dayat.

Karena menurutnya, masyarakat Pangandaran juga bisa.

"Buktinya Rendy hanya satu tahun berlatih dan menghasilkan medali emas," kata Dayat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved