Kamis, 16 April 2026

Selidiki Temuan Kerangka Manusia yang Hangus Terbakar di Indramayu, Polisi Temukan Dompet Coklat

Temuan mayat tersebut cukup menghebohkan masyarakat karena dalam kondisi hangus terbakar dan tinggal menyisakan kerangka manusia.

Istimewa/ Jurnalis Indramayu Police (JIP)
Penemuan mayat dalam kondisi hangus terbakar dan tinggal menyisakan kerangka manusia 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap temuan mayat tanpa identitas di kawasan hutan di Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu.

Terlebih, temuan mayat tersebut cukup menghebohkan masyarakat karena ditemukan dalam kondisi hangus terbakar dan tinggal menyisakan kerangka manusia.

Penemuan tersebut tepatnya terjadi di kawasan hutan desa setempat di Petak 47 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sanca, Bagian Kesatuan pemangkuan Hutan (BKPH) Sanca Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Indramayu pada akhir pekan kemarin.

Baca juga: Mayat dalam Kondisi Hangus Terbakar Ditemukan Warga di Kawasan Hutan Indramayu, Sisakan Tengkorak

Kapolres indramayu AKBP M Lukman Syarif melalui Kapolsek Gantar Iptu Maman Kusmanto mengatakan, setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi menemukan sebuah dompet coklat diduga milik korban.

Dompet tersebut berisikan uang tunai Rp 210.000, bungkus kartu simpati, polisi juga menemukan 1 unit gadget di lokasi temuan mayat.

"Akan tetapi kami tidak menemukan identitas yang menyangkut diri korban. Hanya saja, kami menemukan dompet," ujar dia, Senin (11/10/2021).

Di sisi lain, disampaikan Iptu Maman Kusmanto, ada saksi yang pernah melihat seseorang yang diduga korban sebelumnya sering mondar-mandir di lokasi penemuan mayat tersebut.

Seseorang itu diketahui tuna wisma dan mengalami gangguan jiwa.

Baca juga: Sesosok Mayat Bayi yang Ditemukan Pemancing di Sungai Citanduy Diperkirakan Baru Lahir Dua Hari

Kendati demikian, pihaknya masih mendalami penemuan mayat tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

"Ada saksi lain menyebutkan jika korban tuna wisma yang mengalami gangguan jiwa karena sebelumnya sering mondar mandir di tempat itu," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved