Ibu Mizan, Bocah yang Ditemukan di Dalam Sumur 12 Meter Histeris, ''Kami Sangat Bersyukur''
Keluarga Hamizan Hadid Kamali histeris dan terharu. Hamizan merupakan bocah lima tahun yang ditemukan di dalam sumur di Kampung Baru Ciaul Cibodas.
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Giri
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kota Sukabumi, Dian Herdiansyah
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Keluarga Hamizan Hadid Kamali histeris dan terharu. Hamizan merupakan bocah lima tahun yang ditemukan di dalam sumur di Kampung Baru Ciaul Cibodas RT 01/17, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Kamis (7/10/2021) siang.
Saat detik-detik Mizan di evakuasi dari sumur sedalam 12 Meter, keluarga dan warga merasakan sedih dan haru.
Ibunda Mizan, Yuliani (37), sangat bersyukur anaknya bisa ditemukan selamat setelah hilang 20 jam.
"Alhamdulillah Mizan ketemu dengan selamat. Kami sangat bersyukur," ucapnya sambil mengucurkan air mata haru kepada Tribunjabar.id, saat ditemui di rumahnya.
Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mencari anaknya sejak kemarin sore.
"Hingga akhirnya Mizan ditemukan keadaan selamat," ujarnya.
Satu di antara anggota keluarga besar, Ivan Rusvansyah Trysa, juga bersyukur Mizan bisa ditemukan dalam keadaan sehat.
"Alhamdulillah Mizan sudah ditemukan, meskipun sejak kemarin kita kesusahan mencarinya," tuturnya.
Kendati Mizan ditemukan dalam sumur 12 Meter tanpa adanya material bekas terjatuh, dia enggan berspekulasi lebih jauh.
"Kita berprasangka baik saja. Bahwa Mizan selamat dan saat ini sedang penanganan medis, karena ada luka di kaki," tuturnya.
Ivan yang merupakan bagian dari keluarga korban memrupakan Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi.
Minta tolong
Mizan pertama kali ditemukan Unang Mardiana (61). Dia mendengar suara anak kecil minta tolong sekitar pukul 11.00 WIB.
"Pertamanya saya mendengar suara anak itu. Saya cari-cari di sekitar kebun yang ada sumurnya dan ternyata anak tersebut ada di dalam sumur," ujarnya.
Saat memastikan keberadaan Mizan, warga sekitar langsung melakukan proses evakusi dengan menggunakan alat seadanya.
"Kedalaman sumur 12 meter dan tidak ada airnya, tadi langsung diangkat oleh warga di sini. Yang turun dua orang dengan menggunakan tali rambang dan karung," ucapnya.

Mizan selamat, hanya mengalami patah kaki dan sudah dibawa ke Klinik Permata yang masih di kawasan Ciaul Pasir.
"Kondisinya saat diangkat selamat dan terlihat senyum. Namun luka di bagian kaki," ucap Unang.
Hilang saat bermain
Mizan dilaporkan hilang oleh keluarganya, saat sedang bermain yang tak jauh dari rumahnya, Rabu (6/10/2021).
Dia hilang sejak pukul 15.00 WIB.
Yuliani menuturkan anaknya yang sedang bermain dengan teman-temannya belum kembali, sedangkan yang lain sudah ada di rumahnya masing-masing.
"Pada pukul tiga sore main layangan. Terus ada pengamen ondel-ondel lewat. Ada yang bilang anak saya lagi main terus nuturkeun (mengikuti) ondel-ondel yang mengamen. Ada juga yang bilang sedang mengejar layangan yang putus dan sampai sekarang belum pulang," ujar Yuliana. (*)