Breaking News:

Persib Bandung

Disebut Mengotak-ngotakkan Bobotoh, Ini Tanggapan Manajemen Persib Bandung

Tanggapan dari Manajemen Persib Bandung mengenai adanya polarisasi bobotoh.

Penulis: Fakhri Fadlurrohman | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Bobotoh dalam laga Persib Bandung vs PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu (15/3/2020). Tuan rumah menang 2-1. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Fakhri Fadlurrohman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bobotoh melayangkan petisi kepada manajemen Persib Bandung pada Selasa siang (5/10/2021) di depan Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung. 

Dalam petisi tersebut ada poin yang menyatakan manajemen, pemain, hingga pelatih untuk tidak mempolarisasi dan mengotak-ngotakkan bobotoh sesuai dengan kategori. 

Mengenai hal tersebut, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono merespons petisi mengenai polarisasi dan mengotak-ngotakkan bobotoh dan mengapresiasi atas segala kritik yang dilayangkan bobotoh kepada manajemen Persib. 

"Kami pun menghargai aspirasi yang sudah disampaikan kepada kami, baik melalui media massa termasuk aspirasi melalui media sosial. Jadi kami bisa bayangkan, dalam sebuah tim ini, kan, perlu ada kekompakan dan sinergi," kata Kuswara S Taryono.

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana No 17, Jumat (18/1/2019).
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono saat ditemui di Graha Persib, Jalan Sulanjana No 17, Jumat (18/1/2019). (TRIBUN JABAR/FERDYAN ADHY NUGRAHA)

"Manajemen PT PBB mengapresiasi, bobotoh dari organisasi mana pun kami melihatnya sebagai sisi yang baik, apakah itu Viking, Bomber, Casual, dan lain-lain dalam arti kami tidak pernah membedakan," ujar Kuswara, Selasa (5/10/2021). 

Ia juga meminta bobotoh dari berbagai elemen untuk terus memberikan dukungan kepada Persib Bandung dengan cara yang konstruktif, santun, dan elegan. 

"Di sini yang kami harap adalah, bagaimana caranya bobotoh bisa memberi support secara maksimal, dengan cara yang santun dan elegan. Dan tentunya, semua dalam koridor hukum," tuturnya. 

Walau demikian ia mengingatkan kepada bobotoh untuk mengerti ranah-ranahnya, dan mengikuti sesuai koridornya masing-masing. 

"Tetapi itu tadi ada ranah atau wilayah-wilayah yang tentunya kami harus melihat sesuai dengan ketentuan yang ada, termasuk juga tadi soal tagline Menang Bersama agar diganti menjadi Persib Juara, itu juga kami hargai."

"Tetapi tanpa adanya itupun, kami berharap Persib ini juara, tetapi semua butuh proses, apalagi ini dihadapkan dalam situasi pandemi."

"Jadi sekarang kita harus berpikir secara batin yang bening, dalam arti dukung dan support dengan cara elegan, Insya Allah saya yakin, bobotoh juga memiliki niat yang sama," ujar Kuswara.

Baca juga: Pelatih Persib Sebut Pemain Sama Kecewanya dengan Bobotoh, Robert; Tim Main Tak Terlalu Buruk

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved