Bupati Kuningan Tak Tertarik Dengan Provinsi Cirebon: Dari Provinsi Jabar Kurang Apa Atuh?

Bupati Kuningan H Acep Purnama mengaku tidak tertarik membahas pemekaran daerah otonom baru (DOB) Provinsi Cirebon. 

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Ahmad Ripai
Bupati Kuningan H Acep Purnama 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR,ID.COM,KUNINGAN - Bupati Kuningan H Acep Purnama mengaku tidak tertarik membahas pemekaran daerah otonom baru (DOB) Provinsi Cirebon

"Saya rasa tidak ke arah sana, kita mah sedang berfikir bagaimana saat ini menghadapi pandemi Covid-19 dan selanjutnya ke depan untuk pemulihan sosial ekonomi itu yang utama. Jadi gak ada berfikir soal rencana atau mau itu, enggak akan ikut-ikutan dulu," kata Acep Purnama di Kuningan, Rabu (29/9/2021).

Sejauh ini, kata dia, pembangunan di Kuningan yang disebut-sebut akan masuk ke Provinsi Cirebon, terus dilakukan. 

"Belajar dari yang ada. Menurut saya, kalau Kuningan bagian dari (Provinsi) Jabar kurang apa atuh. Pembangunan berjalan," ujarnya.

Menurut dia, tidak serta merta provinsi baru akan mengalami perubahan secepat kilat. 

Baca juga: Bupati Tidak Merestui Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Ini Dua Alasannya

"Seperti belajar dari provinsi yang baru dibentuk, kan enggak mudah, 10-15 tahun baru bisa mapan. Jadi kata saya, sudahlah tahan diri dulu apalagi ini harus melalui proses panjang, pertama belum tentu masyarakat semuanya setuju," ungkapnya.

Belum lagi soal proses pembentukan DOB. Itu juga membutuhkan waktu yang panjang. Tidak hanya dibahas di DPRD Jabar saja, melainkan juga ke pemerintah pusat dan itu butuh waktu panjang.

"Ini masuk soal politik dan harus ada persetujuan DPRD Kabupaten, DPRD Jabar, ke DPR RI baru ke Kemendagri. Prosesnya berlarut-larut jadi lebih baik ya pikirkan yang sekarang aja," ungkap Acep.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved