Breaking News:

Bupati Tidak Merestui Pembentukan Provinsi Cirebon Raya, Ini Dua Alasannya

Imron Rosyadi juga menekankan pembentukan provinsi baru harus didasarkan pada kepentingan dan kemaslahatan masyarakat.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Hermawan Aksan
pemkab cirebon
Bupati Cirebon Imron Rosyadi menolak rencana pembentukan Provinsi Cirebon Raya. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, tidak merestui rencana pemekaran Provinsi Cirebon Raya.

Sebab, pertama, ia belum mengetahui adanya kajian dalam pembentukan calon daerah otonom baru (CDOB) itu.

Selain itu, kedua, pihaknya juga belum tahu secara pasti tujuan dan potensi pembentukan Provinsi Cirebon Raya tersebut.

"Jangan sampai pemekaran provinsi baru ini tidak mempunyai tujuan yang jelas," kata Imron Rosyadi saat ditemui di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (29/9/2021).

Ia juga tidak menginginkan potensi dan pengeluaran dalam rencana pemekaran provinsi baru tersebut tidak seimbang.

Karenanya, hingga kini pihaknya tidak memberikan surat keputusan atau persetujuan apa pun mengenai rencana tersebut.

Imron juga menekankan pembentukan provinsi baru harus didasarkan pada kepentingan dan kemaslahatan masyarakat.

"Saya menilai pembentukan Provinsi Cirebon belum menarik dibahas karena belum adanya kajian," ujar Imron Rosyadi.

Ia meminta semua pihak tidak latah sehingga hanya asal menyetujui atau tidaknya perihal wacana pembentukan provinsi baru.

Apalagi belum adanya kajian yang menyatakan keberadaan Provinsi Cirebon bakal menyejahterakan masyarakat.

Imron menilai wacana itu tetaplah sekadar wacana karena ketidakjelasan cakupan wilayahnya meski dari isu yang beredar bakal meliputi Ciayumajakuning.

Namun, pihaknya menegaskan semua daerah di Ciayumajakuning belum tentu menyetujui pemekaran Provinsi Cirebon Raya.

"Harus dikaji dulu baik dan buruknya. Jangan sampai hanya ego dan akhirnya mengorbankan kemaslahatan masyarakat," kata Imron Rosyadi. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved