Breaking News:

Kejamnya Ibu Tiri di Indramayu

Kasus Ibu Tiri Kejam di Indramayu, Ayah Korban Ingin Istri Sambungnya Dihukum Seadil-adilnya

Kasus ibu tiri menghilangkan nyawa anak di Kabupaten Indramayu masih menyimpan duka yang mendalam bagi pihak keluarga, terutama sang ayah.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Ayah korban, Madi, memegang foto keluarganya di Desa Benda, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Minggu (26/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Kasus ibu tiri menghilangkan nyawa anak di Kabupaten Indramayu masih menyimpan duka yang mendalam bagi pihak keluarga, terutama sang ayah.

Bocah 7 tahun berinisial MYK (7), warga Desa Benda, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, itu ditemukan mengambang dalam kondisi membusuk di Sungai Prawira di Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kamis (19/8/2021).

Kini, SA (21), sang ibu tiri, dan algojo atau pembunuh bayaran S (26) sudah diamankan polisi dan ditetapkan sebagai tersangka.

Ayah korban, Madi, mengatakan, ia ingin istri sambungnya tersebut dihukum seadil-adilnya dengan hukum yang berlaku.

"Saya ingin menuntut keadilan, dengan hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (26/9/2021).

Madi menceritakan, awalnya ia tidak menaruh curiga terhadap istri sambungnya tersebut.

Ia bahkan sampai sekarang mengaku masih tidak menyangka, nyawa anak pertamanya itu dirampas oleh sang ibu tiri.

Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif, mengatakan, kedua tersangka dikenai Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP atau Pasal 80 Ayat (3) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved