Senin, 20 April 2026

Sungai Cibaligo dan Cibeureum Paling Terdampak Pemkot Cimahi Siapkan Tim Kecebong Hadapi Musim Hujan

Sungai yang paling berat menerima beban sampah rata-rata berada di Cimahi Selatan antara lain Sungai Cibaligo dan Cibeureum

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Darajat Arianto
TRIBUN JABAR/ZELPHI
ILUSTRASI TIM KECEBONG 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Sampah menjadi permasalahan yang seolah tak pernah menemui titik akhir. Di Cimahi, sejumlah sungai harus menerima beban berat aliran sampah yang sulit dikendalikan. 

Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, M Nur Kuswandana, dari sejumlah aliran sungai di Kota Cimahi, sungai yang paling berat menerima beban sampah rata-rata berada di Cimahi Selatan.

"Sungai-sungai ini antara lain Sungai Cibaligo, Cibeureum, Cisangkan, dan Cihaur," ujar M Nur Kuswandana, di Kantor Pemkot Cimahi, Rabu (22/9/2021).

Menurut Nur, yang paling parah kondisinya adalah Sungai Cibaligo dan Cibeureum yang melewati Cimindi. Salah satu faktornya adalah karena banyak sampah pasar di wilayah ini.

Salah satu langkah yang dilakukan DPKP, kata Nur, adalah menurunkan Tim Kecebong yang akan memantau kondisi dan aliran sungai.

Tim ini akan langsung bergerak cepat saat melihat kondisi sungai dan drainase yang mengalami malfungsi.

Tugas tim ini adalah untuk membersihkan sampah yang akan selalu memberikan dampak buruk jika dibiarkan mengalir ke sungai.

"Selain menyebabkan banjir, sampah juga menjadi salah satu pemicu tercemarnya sungai di Kota Cimahi. Bukan hanya tercemar, kualitasnya pun terlihat buruk dan warnanya sudah tidak jernih lagi," ucap Nur

Nur mengatakan bahwa Tim Kecebong yang diturunkan selalu rutin menyusuri sungai dan drainase di Kota Cimahi.

Salah satunya untuk membersihkan sampah-sampah. Setelah dibersihkan, sampah-sampah itu kemudian diangkut petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi.

"Jadi Tim Kecebong yang membersihkan dari sungainya, nanti pengangkutannya oleh DLH. Kota kerja sama," ujar Nur.

Nur meminta masyarakat untuk tidak membuang sampai ke sungai agar sungai tidak semakin tercemar serta untuk mencegah terjadinya banjir.

Sebab perilaku buruk itu akan menambah beban sungai sehingga kian tercemar dan dikhawatirkan bisa memicu terjadinya banjir. (* )

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved