Breaking News:

Penemuan Mayat di Subang

Yosef dan Istri Mudanya Diperiksa Menggunakan Alat Tes Kebohongan, Ini yang Ditanyakan

Polisi menggunakan alat tes kebohongan untuk memeriksa suami tua almarhumah Tuti Suhartini sekaligus ayah dari Amalia Mustika Ratu, dua korban meningg

Editor: Ravianto
Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati
Yosef (55) memakai kaos putih merah dan menggunakan peci saat akan memasuki ruangan Satreskrim Polres Subang, Senin (13/9/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Polisi kembali memeriksa Yosef dan istri mudanya, Mimin terkait kasus pembunuhan ibu dan anak di subang.

Keduanya diperiksa Senin (20/9/2021) kemarin kasus jalan cagak subang yang membuat heboh tersebut.

Polisi menggunakan alat tes kebohongan untuk memeriksa suami tua almarhumah Tuti Suhartini sekaligus ayah dari Amalia Mustika Ratu, dua korban meninggal kasus Subang.

Anak dan ibu itu ditemukan meninggal tragis dan mayatnya ditemukan di bagasi mobil yang terparkir di halaman rumah di Kampung Ciseuti Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang pada 18 Agustus 2021.

Poppy Amalya ahli mikro ekspresi saat menemui rumah keluarga korban perampasan nyawa di Dusun Jalancagak Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Senin (20/9/2021).
Poppy Amalya ahli mikro ekspresi saat menemui rumah keluarga korban perampasan nyawa di Dusun Jalancagak Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Senin (20/9/2021). (Tribun Jabar/ Dwiky Maulana Vellayati)

"Iya diperiksa oleh Bareskrim pakai alat tes kebohongan. Secara eksplisit ditanya apakah Pak Yosef melakukan atau menyuruh melakukan perampasan nyawa. Itu pertanyaan mendasarnya," kata Rohman Hidayat, kuasa hukum Yosef saat ditemui di Jalan LLRE Martadinata Bandung, Senin (20/9/2021).

Cerita pada Rohman, Yosef mengaku menjawab semua pertanyaan penyidik Bareskrim Polri yang menggunakan alat tes kebohongan tersebut.

"Keterangan mereka ke sana, baik Pak Yosef dan Bu Mimin, mereka itu tidak pernah melakukan atau menyuruh melakukan perampasan nyawa. Jadi, kaitan hasilnya silakan tanya ke penyidik. Untuk hasil tes saya belum tahu," ucapnya. 

Pemeriksaan Yosef dan Mimin itu sendiri dilakukan terpisah dan tidak dilakukan di kantor polisi.

"Bahwa hari Kamis dan Jumat pak Yosef diperiksa, tempatnya tidak di kantor polisi, di luar. Karena memang orang Bareskrim langsung yang memeriksanya, diperiksa gunakan alat tes kebohongan," ujar Rohman Hidayat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved