Rabu, 15 April 2026

Penerapan Ganjil Genap di Jalur Puncak Bogor Turunkan Mobilitas Warga hingga 25 Persen

Meski penurunannya belum terlalu besar, namun sangat membantu. Apalagi, kawasan puncak kerap menjadi salah satu titik kemacetan di akhir pekan.

Tribun Jabar/ Nazmi Abdurrahman
Direktur Lalu Lintas Polda Jabar, Kombes Eddy Djunaedi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Eddy Djunaedi mengklaim penerapan ganjil genap di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor berhasil menurunkan mobilitas masyarakat hingga 25 persen.

Angka tersebut, kata dia, berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan ditingkat Polres dan Polda.

Menurut dia, meski penurunannya belum terlalu besar, namun sangat membantu. Apalagi, kawasan puncak kerap menjadi salah satu titik kemacetan di akhir pekan.

Baca juga: Ganjil Genap Bukan Solusi Kemacetan di Jalur Puncak, Ini yang Mesti Dilakukan Versi Bupati Cianjur

"Di Puncak bagus, walaupun penurunannya hanya 20 sampi 25 persen. Tapi itu sangat membantu," ujar Eddy Djunaedi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (21/9/2021).

Penerapan ganjil genap di kawasan Puncak, kata dia, dilakukan di tiga titik masuk menuju Puncak. Setiap titiknya dijaga oleh sejumlah petugas.

"Dari tiga sisi yang akan menuju puncak sudah dilakukan penyekatan jadi ada dampak positifnya, kemarin sudah kita evaluasi tingkat polres dan polda," katanya.

Penerapan ganjil genap di Puncak ini, kata dia, bakal kembali diterapkan di pekan berikutnya atau pada saat akhir pekan Jumat, Sabtu dan Minggu.

"Tetap dilanjutkan setiap Jumat-Mingggu termasuk di Kota Bandung dan semua tempat wisata sudah dilakukan ganjil genap," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved