Panitian Pinjamkan Baju dan Sepatu Kepada Peserta Tes CPNS, Alasan Karena Kasihan
Panitia penyelenggara tes CPNS, terpaksa memberi pinjam sepatu dan baju karena kasihan kepada peserta tes.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Siti Fatimah
TRIBUBJABAR.ID, BANDUNG- Panitia penyelenggara tes CPNS, terpaksa memberi pinjam sepatu dan baju karena kasihan kepada peserta tes.
Meski telah diberitahukan kepada para peserta tes CPNS pakaian yang harus dikenakan saat tes, tapi masih saja ada yang tak menggunakan sesuai aturan.
Kabid Formasi Informasi Aparatur Kabupaten Bandung, Lilis Rostini, di tes CPNS sekarang, masih ada peserta yang tak menggunakan sepatu sesuai aturan, hingga petugas memberi pinjam.
Baca juga: CPNS Kabupaten Majalengka, Begini Alur Peserta yang Mengikuti SKD di UMC, Jangan Lupa Bawa Ini
"Sekarang masih ada, termasuk sepatu saya dipinjamkan, cuman saya masih ada di mobil sepatu ini, kan saya bawa dua," ujar Lilis, di sela tes CPNS yang digelar di Telkom University, Kabupaten Bandung, Sealas (21/9/2021).
Sebetulnya, kata Lilis, sudah beritahukan sebelumnya, pakaian tidak terlalu rigid, tak harus sepatu pantopel hitam.
"Pokoknya sepatu warna glap, mau dia pakai cat gak apa-apa, gelap juga kan bisa biru dongker dan sebagainya," kata Lilis.
Lilis mengatakan, selain itu harus menggunakan kemeja putih berlengan panjang.
"Ternyata masih ada yang menggunakan kemeja lengan pendek karena banyak yang seperti itu, ya kami pinjam kan. Sebab kasihan, jika harus balik lagi nanti telat," katanya.
Bahkan kata Lilis, terdapat anggota pansel, Saepudin, yang rela tukeran sepatunya dulu dengan peserta.
Baca juga: Cara Cek Jadwal dan Titik Lokasi SKD CPNS 2021 Melalui sscasn.bkn.go.id, Jangan Sampai Terlewat
"Karena peserta itu tak menggunakan sepatu warna gelap, bahkan pak Saefudin sudah tiga hari terus menerus tukar sepatu dengan peserta," kata Lilis.
Saepudin membenarkan, sepatu berwarna hitam miliknya dipinjamkan kepada peserta.
"Ini sepatu yang saya pakai punya peserta, dia pakai dulu sepatu saya. Memang ini warna dasarnya gelap, tapi ini banyak corak warna merahnya, jadi gak boleh," kata Saefudin.
Saefudin mengatakan, ia melakukan hal tersebut karena kasihan kepada peserta tes CPNS, jika gagal ikut tes karena tak menggunakan sepatu berwarna gelap.
"Mending kalau ia balik lagi dan pas kembali gak telat, kalau telat kan kasihan. Mereka nungguin untuk tes ini sudah lama," kata Saefudin.
Menurut Saefudin, setiap harinya pasti ada saja yang gak pakai pakaian sesuai aturan.
"Iya, sepatu saya saja sudah tiga hari berturut-turut, tuker pakai dulu dengan peserta yang pakai sepatu berwana tak gelap," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tes-cpns-di-kabupaten-bandung.jpg)