Jumat, 17 April 2026

Sejarah 19 September, Insiden di Hotel Yamato, Bendera Belanda Dirobek Warna Birunya

Pada 76 tahun lalu, terjadi peristiwa bersejarah yang dikenal dengan Insiden di Hotel Yamato. Peristiwa itu terjadi pada 19 September 1945.

Editor: Giri
(KOMPAS/RADITYA HELABUMI )
Hotel Yamato atau Hotel Majapahit di Surabaya.  Pada 76 tahun lalu, terjadi peristiwa bersejarah yang dikenal dengan insiden di Hotel Yamato. Peristiwa itu terjadi pada 19 September 1945. 

TRIBUNJABAR.ID - Pada 76 tahun lalu, terjadi peristiwa bersejarah yang dikenal dengan insiden di Hotel Yamato. Peristiwa itu terjadi pada 19 September 1945.

Kejadian tersebut yaitu saat arek-arek Surabaya menggeruduk Hotel Yamato, di Surabaya, Jawa Timur.

Mereka menurunkan bendera merah putih biru milik Belanda, merobek warna biru sehingga menyisakan kain merah dan putihnya saja.

Latar belakang

Insiden Hotel Yamato terjadi karena Belanda dinilai melakukan tindakan provokatif yaitu mengibarkan bendera merah putih biru di hotel tersebut. 

Peristiwa ini juga dipengaruhi gagalnya perundingan antara Soedirman (residen Surabaya) dan WVC Ploegman untuk menurunkan bendera Belanda triwarna (merah, putih, biru).

Massa di luar hotel yang mengetahui situasi perundingan tidak berjalan baik segera mendobrak masuk ke Hotel Yamato.

Sebagian pemuda berebut naik ke atas hotel untuk menurunkan bendera Belanda.

Siapakah yang merobek bendera Belanda di Hotel Yamato?  

Dikutip dari Kompas.com (31/7/2021), Hariyono yang awalnya bersama Soedirman, kembali ke dalam hotel dan ikut memanjat tiang bendera bersama Kusno Wibowo.

Keduanya lalu berhasil menurunkan bendera Belanda, merobek bagian warna birunya, dan mengereknya kembali ke puncak tiang menjadikannya bendera merah putih.

Kronologi

Seusai proklamasi kemerdekaan, pemerintah Indonesia gencar menginformasikan kepada rakyat soal makna kemerdekaan.

Bendera Merah Putih ditetapkan sebagai bendera nasional dan pemerintah melakukan sosialisasi bendera negara ke semua wilayah.

Pada 18 September 1945, para sekutu dan Belanda dari Allief Forces Netherlands East Indies (AFNEI) datang di Surabaya.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved