Penemuan Mayat di Subang

Pelaku Kasus Rajapati Subang Diduga Kabur Pakai NMax Biru dan Avanza Putih, Sempat Parkir Dekat TKP

Di antaranya adalah rekaman CCTV serta bungkusan warna hitam di tong sampah yang sebelumnya diendus anjing pelacak polisi.

Editor: Ravianto
Tribun Jabar / Dwiky Maulana
Dede Sopian (40), pemilik tempat pencucian mobil di dekat lokasi rumah Amalia Mustika Ratu di Kampung Ciseuti di Desa Jalan Cagak Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Petunjuk baru terkait kasus pembunuhan atau rajapati Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) di Subang, Jawa Barat kembali ditemukan.

Keduanya ditemukan meninggal di dalam bagasi mobil Alphard yang diparkir di rumah mereka di Dusun Ciseuti, Subang, 18 Agustus 2021 lalu.

Hampir sebulan belum ditemukan, tim dari Mabes Polri akhirnya turun tangan.

Polisi kembali mendatangi lokasi perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu di Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Rabu (15/9/2021)
Polisi kembali mendatangi lokasi perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu di Kecamatan Jalan Cagak Kabupaten Subang, Rabu (15/9/2021) (Tribun Jabar / Dwiki Maulana)

Kini, beberapa bukti yang mengarah ke pelaku sudah didapat.

Di antaranya adalah rekaman CCTV serta bungkusan warna hitam di tong sampah yang sebelumnya diendus anjing pelacak polisi.

Dari rekaman CCTV, polisi mendapati dua kendaraan yang dicurigai.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan ada dugaan pelaku menggunakan kendaraan sepeda motor berwarna biru dan Avanza berwarna putih.

"Ada dugaan bahwa pelaku menggunakan kendaraan, ini hanya diduga atau ada dugaan sebauh kendaraan Avanza warna putih. Artinya kalau dia pelaku ada hubungannya dengan kejadian tersebut."

"Kemudian dengan satu kendaraan lagi adalah kendaraan sepeda motor roda dua warna biru," kata Ramadhan dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Minggu (19/9/2021).

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan saat jumpa pres penagkapan mantan Sekretaris Umum FPI Munarman di Polda Metrojaya, Selasa(27/4/2021). Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan penangkapan Munarman terkait dengan dugaan keterlibatan dengan aksi-aksi terorisme yang terjadi di sejumlah tempat beberapa waktu lalu. (Warta Kota/Henry Lopulalan)
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan saat jumpa pres penagkapan mantan Sekretaris Umum FPI Munarman di Polda Metrojaya, Selasa(27/4/2021). Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan penangkapan Munarman terkait dengan dugaan keterlibatan dengan aksi-aksi terorisme yang terjadi di sejumlah tempat beberapa waktu lalu. (Warta Kota/Henry Lopulalan) (WARTAKOTA/Henry Lopulalan)

Ramadhan menambahkan kini penyidik tengah melakukan identifikasi terkait kendaraan tersebut.

Selain itu akan dilakukan juga pendalaman terkait hubungan antara calon tersangka dengan korban.

"Kemudian penyidik melakukan identifikasi terhadap kendaraan-kendaraan no pol sekian. Jadi beberapa kendaraan akan diidentifikasi, tentu kendaraan akan didalami lagi pemilik kendaraan tersebut."

"Karena misalnya kendaraan roda dua, sepeda motor warna biru kan ada ratusan, nanti akan didalami dengan hubungan antara calon tersangka dengan korban," terang Ramadhan.

Diketahui sepeda motor yang diduga digunakan pelaku adalah jenis NMAX berwarna biru.

Ramadhan mengungkapkan dari 5.572 unit sepeda motor, ada 26 sepeda motor NMAX berwarna biru.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved