Breaking News:

Penemuan Mayat di Subang

Kepribadian Cucu Almarhumah Tuti Berubah setelah Ada Kasus Subang, Merengek Minta ke Ciseuti

Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang itu kini menyisakan kisah pilu bagi keluarga korban terutama sang cucu.

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Ravianto
Dwiky Maulana Vellayati/Tribun Jabar
Yanti Jubaedah (25) saat ditemui Tribun di kediaman keluarga di Dusun Jalancagak, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Minggu (19/9/2021). (Dwiky Maulana Vellayati/Tribun Jabar) 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Satu bulan lebih berlangsung, kasus pembunuhan ibu dan anak di subang yakni Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23).

Kasus perampasan nyawa ibu dan anak di Subang itu kini menyisakan kisah pilu bagi keluarga korban.

Yang terbaru, anak dari Yoris (34) yang menanyakan secara terus menerus dari keberadaan sang nenek serta bibinya yang sudah tiada.

Yoris merupakan putra sulung almarhumah Tuti dengan Yosef.

Hal tersebut diungkapkan oleh Yanti Jubaedah (25) yang merupakan istri dari Yoris.

"Anak saya sangat terpukul ya, jadi kayak kebahagiaannya itu direbut, soalnya sering menanyakan nenek kemana bibi kemana," ujar Yanti kepada Tribun di Dusun Jalancagak, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Minggu (19/9/2021).

Menurut Yanti, bahkan anaknya yang masih berusia lima tahun itu kepribadiannya berubah pasca ditinggalkan oleh neneknya Tuti serta bibinya Amalia.

"Dia (anaknya) terus menerus mengajak ke Ciseuti (rumah korban), tidak mau kalo diajak kemana-mana, karena dia ingatnya hanya ke rumah neneknya yang berada di Ciseuti," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved