Breaking News:

Pilpres 2024

Siapa Capres yang Akan Diusung PDIP di Pilpres 2024? Hasto Kristiyanto Ungkap Sosoknya

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan sosok yang akan ditunjuk oleh partainya di Pilpres 2024.

Editor: Ravianto
Rizal Bomantama/Tribunnews.com
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengungkap siapa sosok yang akan diusung PDIP di Pilpres 2024. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengungkapkan sosok yang akan ditunjuk oleh partainya maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.

Dalam Special Interview with Claudius Boekan, Jumat (17/9/2021) malam, mulanya Hasto mengatakan bahwa keterpilihan Joko Widodo (Jokowi) menjadi Presiden bukanlah suatu kebetulan. 

Menurut Hasto, itu bagian dari suatu proses penyiapan kaderisasi.

Bahkan secara khusus, Ketua Umum PDIP Megawati mendampingi Jokowi sejak Walikota hingga Gubernur sering kali ada dialog secara intens tentang masa depan negara.

"Dengan demikain fungsi kaderisasi kepemimpinan itu harus melekat di dalam tata kelola pemerimtahan . Demikian juga dalam kehidupan berpartai," kata Hasto.

"Partai terus menerus-menerus melalukan kaderisasi, tetapi terkait dengan pemimpin nasional untuk menjadi presiden dan wakil presiden serta menteri sekalipun, keyakinan spiritual PDIP selalu ada campur tangan dari yang di atas," tambahnya.

Lebih lanjut, Hasto mengebut jika suara arus bawah atau rakyat punya peran besar di PDIP dalam menentukan sosok pemimpin yang akan dicalonkan sebagai Capres.

Sehingga, suara tersebut terus terakumulasi membentuk keyakinan dalam tubuh partai.

"Si A adalah seorang pemimpin, bahwa si A mampu merespons berbagai ujian-ujian sejarah dan kemudian mampu memegang tingkat komando untuk menjadi seorang presiden," terangnya.

Maka, lanjut Hasto, Megawati selalu mengingatkan menjadi presiden itu mudah.

Namun, yang sulit adalah menjadi pemimpin yang bertanggung jawab bagi bangsa ke depan. 

Karena, harus mengambil keputusan atas nasib dari 275 juta rakyat.

"Karena itulah Ibu Megawati mempersiapkan dengan jernih, dengan berbarbagai penugasan-penugasan, ujian-ujian sejarah terkait dengan kepemimpinannya, dan ketika tiba saatnya karena kongres telah memberikan kewenangan Ibu Megawati untuk mengambil keputusan maka dengan melakukan kontemplasi, dengan mendengarkan suara rakyat, mempertimbangkan banyak aspek tentang kepemimpinan strategi," papar Hasto.

"Maka Ibu Megawati nantinya memgambil keputisan siapa yang nanti dicalonkan oleh PDIP," jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved