Breaking News:

Persib Bandung

Mesin Persib Bandung Belum Panas Meski Sudah Menang 2 Kali, Kata Robert Alberts

Setelah melewati dua pertandingan, Robert Alberts menilai Persib Bandung belum berada di performa puncak.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Tarsisius Sutomonaio
Istimewa/Barly Isham/Pesib Official Media
Robert Alberts dan Marc Klok dalam latihan perdana Persib Bandung menjelang Liga 1 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, pernah mengatakan pertandingan awal-awal Liga 1 2021/2022 merupakan ajang pemanasan.

Itu lantaran Persib Bandung dan banyak tim lainnya di Liga 1 tidak punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan para pemain setelah satu tahun tidak berkompetisi.

Setelah melewati dua pertandingan, Robert Alberts menilai Persib Bandung belum berada di performa puncak.

Pelatih asal Belanda tersebut mengatakan masih perlu waktu untuk pemainnya agar benar-benar siap 100 persen.

"Belum dan itu bukan hanya untuk tim kami. Butuh setidaknya, di liga yang normal dengan persiapan yang normal. Kalian bisa lihat, liga baru benar-benar dimulai setelah memainkan 5-6 pertandingan," ujar Robert Alberts melalui wawancara virtual, Selasa (14/9/2021).

Para pemain Persib Bandung seusai menang lawan Barito Putera.
Para pemain Persib Bandung seusai menang lawan Barito Putera. (Kompas.com/Suci Rahayu)

Baca juga: Duel Perebutan Puncak Klasemen Liga 1 di Mata Bek Persib Bandung dan Bali United

Sebagai contoh, mantan pelatih PSM Makassar ini menyebut tim-tim di Liga Inggris pada musim lalu banyak yang belum siap menghadapi kompetisi.

Mereka, ucapnya, harus beradaptasi dengan banyak hal. Satu di antaranya adalah bertanding di stadion kosong.

"Kami tidak bermain selama 1,5 tahun dan tidak melakukan persiapan dengan baik. Jadi kami butuh 5-6 laga untuk bisa mencapai standar permainan untuk bermain di liga," katanya.

Robert menambahkan, klub masih perlu beberapa pertandingan lagi untuk bisa mendapatkan feeling kala berada di lapangan seperti pada musim kompetisi 2019.

"Kalian bisa melihat bagaimana kualitas dan standar dibandingkan dengan liga Indonesia sebelumnya. Jadi berikan waktu 5-6 pertandingan, atau 3-4 laga lagi untuk melihat kekuatan tim yang sebenarnya dan melihat nilai dari liga yang sebenarnya lagi," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved