Breaking News:

Belasan Ribu Ibu Hamil Tes HIV, Empat Ibu Hamil di Purwakarta Positif HIV/Aids

Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, melakukan tes HIV, sifilis dan hepatitis dengan sasaran ibu hamil.

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Mega Nugraha
DOKUMENTASI TRIBUN BALI
illustrasi 

Laporan Kontributor Tribun Jabar, Irvan Maulana

TIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, melakukan tes HIV, sifilis dan hepatitis B dengan sasaran ibu hamil. Ibu hamil yang mengikuti serangkaian tes kesehatan ini mencapai 33.699 orang.

Tes HIV sendiri disebut-sebut sebagai tes menegangkan karena menentukan hidup ke depan, hidup dengan HIV/Aids jika positif atau melanjutkan hidup normal dengan menghindari perbuatan beresiko.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Deni Darmawan mengatakan, ada tiga tahapan tes yang dilaksanakan terhadap ibu hamil. Yaitu, tes HIV, sifilis dan Hepatitis B.

Dari belasan ribu ibu hamil tersebut, ada beberapa ibu hamil yang dinyatakan positif terjangkit tiga penyakit tersebut.

Baca juga: Sekolah di Purwakarta Wajib Tanam Pohon Bambu Untuk Teduhkan Sekolah

“Untuk Tes HIV, itu diikuti 11.787 orang ibu hamil. Hasilnya, ada empat orang di antaranya positif terinfeksi HIV. Tes tersebut kita lakukan sepanjang 2020 kemarin,” ujar Deni ketika ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Jalan Veteran KabupatenPurwakarta, Senin (13/9/2021).

Untuk hasil tes sifilis, ada 11.456 orang yang di tes dan hasilnya. Sebanyak 21 orang di antaranya positif terinfeksi sifilis.Kemudian, sebanyak 11.953 ibu hamil yang tes hepatitis B, 188 diantaranya terpapar Hepatitis B.

“Ibu hamil yang positif ini, telah kita awasi. Apalagi, ibu tersebut sedang berbadan dua. Jadi pengawasan pihak kami memang harus ekstra,” kata dia.

Dia juga mengklaim telah melakukan berbagai upaya mencegah penularan HIV.  Di antaranya telah melaksanakan advokasi dan sosialisasi program HIV/AIDS lintas sektoral, memberikan dukungan anggaran bagi puskesmas dalam penemuan kasus lost to follow up dan drop out. Maupun mobile VCT.

“Kita juga lakukan tes dan treatment, karena ini merupakan salah satu upaya kita dalam meminimalisasi kasus seperti ini. Karena, HIV, sifilis dan hepatitis B sangat mudah menular,” ucapnya.

Selanjutnya ia mengimbau agar masyarakat khusunya ibu hamil harus menerapkan protokol kesehatan ketat di masa pandemi, terlebih kondisi fisik ibu hamil memang sangat rentan.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved