Persib Bandung Kembali ke Khitah saat Lawan Persita, Main Tiki taka dan Sajikan Tontonan Menarik

Persib Bandung menyuguhkan permainan enak ditonton saat melawan Persita Tangerang yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persib

Penulis: Fakhri Fadlurrohman | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar/Deni Denaswara
Mohammed Rashid menggendong Beckham Putra saat melakukan selebrasi gol keduanya di laga Persib Bandung melawan Persita Tangerang. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Persib Bandung menyuguhkan permainan enak ditonton saat melawan Persita Tangerang yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Persib.

Bagaimana tidak, di laga itu, Persib skema penyerangan Persib tidak didominasi umpan crossing seperti layaknya saat melawan Barito Putera.

Di laga melawan Persita, para pemain Persib tampil sabar dan telaten dalam bermain bola pendek di area tengah lawan.

Skema itu pula di balik dua gol yang dilesakan oleh Mohammed Rashid. Gol pertama, mendapat overan bola dari Marc Klok ke Esteban Vizcarra kemudian diover pendek lagi ke Mohammed Rashid yang berada di area penalti.

Overan bola pendek dari Marc Klok ke Esteban Vizcarra lalu Mohammed Rashid itu begitu cepat dan tepat. Rashid yang menerima umpan bola pendek, langsung menceploskan bola ke gawang Persita.

Catatan Tribun di babak pertama, sedikitnya ada lima skema serangan dengan bola pendek di area pertahanan lawan. Satu kali berbuah gol, satu lagi berbuah peluang dan tiga sisanya, meski dimentahkan lawan, namun sajian yang dipertontonkan begitu menarik.

Baca juga: Gelandang Persib Mohammed Rasyid tidak Rayakan Gol secara Berlebihan, Ternyata Ini Alasannya

Skema penyerangan bola pendek atau dalam istilah bernama tiki taka atau total football. Skema itu jadi kunci kemenangan Persib

Posisi Wander Luiz dan Ezra Walian dan Geoffrey Castillon di babak kedua, dengan skema serangan tersebut, membuat fokus pemain bertahan lawan jadi terganggu.

Biasanya penyerang Persib ini selalu dijaga ketat Lawa karena jadi target man. Seperti yang tersaji di laga melawan Barito Putera. Suplai umpan crossing dari tengah ke Wander Luiz dan Ezra mendominasi. Tapi karena penyerang Persib dijaga ketat, skema itu tidak berhasil.

Di laga melawan Persita dengan skema serangan yang berubah, posisi striker justru tidak lagi jadi target man karena memerankan bola-bola pendek untuk membantu penyerangan.

Hasilnya, bukan striker yang menciptakan gol, melainkan gelandang serang, dalam hal ini, Mohammed Rashid.

Mmantan pemain Persib Aji Nuprijal sepakat dengan hal itu. Dia melihat Persib mengurangi permainan long pass atau umpanm panjang dari belakang ke depan.

"Kurangi permainan long pass dari belakang ke Wander Luiz karna support dari febry dan Vizcarra kurang, (lalu) bermain posision dari tengah ke depan lalu gunakan penetrasi dan bermain dari passing pendek pintar untuk membuat peluang" ujar Aji Nuprijal ketika diwawancarai Tribunjabar.id pada Sabtu (11/09/2021).

Dia juga sepakat bahwa dua gol dari Persib di laga melawan Persita sebagai buah dari skema serangan dengan umpan bola pendek.

Baca juga: Jika Menang atas Bali United, Skuad Persib Bandung Bakal Diguyur Bonus dari Pak Haji Umuh

"2 gol dan dapat peluang dari bola-bola passing dan 1v1 dengan aksiaksi-aksi pemain persib" tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved