Viral Oknum Pria Berseragam PP Menganiaya, Para Pendekar PSHT Pun Marah, Polisi TNI Turun Tangan
Sempat viral di media sosial seorang pria berkaus hitam dipukuli oknum pria berseragam anggota Pemuda Pancasila hingga wajahnya berdarah.
TRIBUNJABAR.ID, KEBUMEN - Sempat viral di media sosial seorang pria berkaus hitam dipukuli oknum pria berseragam anggota Pemuda Pancasila hingga wajahnya berdarah.
Akibat insiden, di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tersebut, memancing amarah para pendekar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Konflik antar organisasi kepemudaan PP dan PSHT itu pun menjadi sorotan karena videonya beredar luas.
Akar masalah yang menyebabkan ada aksi pemukulan oknum pria berseragam PP terhadap pria berkaut hitam ini tak diketahui pasti.
Mengantisipasi konflik meluas di Kabupaten Kebumen, Polri dan TNI pun turun tangan.
Gerak cepat Polisi dan TNI mengatasi konflik tersebut berbuah manis.
Perwakilan dari Pemuda Pancasila Kebumen muncul meredan suasana panas menjadi dingin dengan meminta maaf atas kejadian yang menimpa anggota PSHT.
Sebaliknya, perwakilan PSHT pun mengatakan persoalan tersebut telah diselesaikan secara damai.
Baca juga: Suami yang Habisi Nyawa Istri di Garut Gagal Mati Seusai Aniaya Diri, Kini Penjara Menanti
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kebumen Hadi Waluyo menyampaikan klarifikasi atas kejadian itu dalam video yang beredar di media sosial.
Di situ ia mengatasnamakan organisasi menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang menimpa anggota PSHT.
Sekretaris MPC PP Kabupaten Kebumen Sigit Sabariyanto berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama sehingga kedua organisasi, PP dan PSHT terjalin persaudaraan yang erat.
Pihaknya pun berkomitmen untuk bersama-sama menjaga kondusifitas.
"Kami mohon jajaran Ketua, pengurus dan anggota PSHT untuk memaafkan kesalahan anggota kami, " katanya.
Pada kesempatan sama, perwakilan dari PSHT menyampaikan permasalahan pihaknya dengan PP telah selesai dan berakhir damai.
Ia pun mengimbau sedulur PSHT baik dari Kebumen maupun luar Kebumen untuk tidak datang ke Kebumen berkenaan dengan masalah tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tkw-majalengka-dianiaya-di-arab-saudi.jpg)