Kebakaran di Lapas Tangerang

UPDATE Kebakaran di Lapas Tangerang, Korban Meninggal Jadi 44 Orang, Baru 1 yang Teridentifikasi

Yasonna Laoly mengatakan, pihaknya kini fokus mengurus persoalan penempatan 81 narapidana luka ringan akibat insiden kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang

Editor: Ravianto
Tribunnews.com
Fakta lain dari kondisi Lapas Tangerang yang terbakar hebat. 

Tiga napi yang sebelumnya dirawat di RSUD Tangerang mengembuskan napas terakhir usai menderita luka berat dalam peristiwa ini.

Sehingga kemarin total korban tewas menjadi 44 orang.

”Pada pagi ini telah meninggal tiga narapidana korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Rika Aprianti dalam keterangannya, Kamis (9/9).

Ketiga korban meninggal itu atas nama Hadiyanto bin Ramli, Adam Maulana bin Yusuf Hendra dan Timothy Jaya Bin Siswanto.

Ketiga korban itu merupakan warga binaan yang menghuni Blok C2 Lapas Kelas I Tangerang yang menjadi lokasi kebakaran.

Hingga kemarin, korban luka berat insiden kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang berjumlah tujuh orang.

Sebelumnya pada hari H peristiwa, jumlah korban luka berat delapan orang. Malam harinya bertambah dua orang, menjadi total 10 orang.

Kemudian kemarin tiga orang meninggal.

Sisa tujuh narapidana yang terluka parah itu empat di antaranya menderita luka bakar sampai di atas 60 persen dan harus dirawat di ICU.

"Kondisinya di ICU lumayan kritis, kami berusaha semaksimal mungkin, tapi memang responsnya minim sekali dari pasien," ujar Liliek Kholidah, Koordinator Humas RSUD Kabupaten Tangerang.

Adapun dua orang lainnya dirawat di ruang bedah dan satu orang lainnya masih di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Ada tiga lagi di luar ICU, dua di kamar bedah, satu di IGD masih di IGD," kata dia.

Identifikasi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, dari 41 jenazah yang tewas saat kejadian, baru seorang yang berhasil diidentifikasi Tim Disaster Victim Indentification (DVI) di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, yakni Rudhi alias Cangak bin Ong Eng Cue.

"Laki-laki berumur 43 tahun," ujar Rusdi saat jumpa pers di RS Polri.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved