Breaking News:

Patut Ditiru, Anggota Polsek Indihiang Rutin Urunan Uang Beli Nasi Bungkus Untuk Warga Tak Mampu

Mimik muka seorang pemulung tampak semringah ketika menerima bantuan nasi bungkus dari anggota Polsek Indihiang, Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (10/9)

Penulis: Firman Suryaman | Editor: Darajat Arianto
Dok. Polsek Indihiang
Anggota Polsek Indihiang Kota Tasikmalaya memberikan nasi bungkus beserta air mineral kepada ibu-ibu pemulung, Jumat (10/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman 

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Mimik muka seorang pemulung tampak semringah ketika menerima bantuan nasi bungkus dari anggota Polsek Indihiang, Polres Tasikmalaya Kota, Jumat (10/9/2021) siang.

Awalnya Komar yang sedang berjalan kaki di Jalan By Pass Ir H Djuanda, tampak gugup saat sejumlah petugas menghampirinya.

Namun begitu petugas menyapa ramah sambil memberikan sebungkus nasi berikut segelas air mineral, mimik muka Komar langsung berubah semringah.

"Akan dibawa pulang saja, agar bisa dimakan berdua bersama istri," kata pemulung yang mengaku bernama Komar ini.

Jajaran Polsek Indihiang membagi-bagikan nasi bungkus kepada warga kurang mampu di sejumlah jalan di wilayah Kecamatan Indihiang dan Cipedes.

Sebanyak 50 bungkus nasi beserta lauk-pauk hasil urunan jajaran Polsek Indihiang, dalam waktu singkat langsung ludes dibagikan.

Warga kurang mampu yang mendapat bantuan nasi bungkus di masa pandemi Covid-19 ini seperti penarik becak, buruh, tukang ojek, pemulung serta pengemis.

Walau hanya mendapat sebungkus nasi, mereka tampak semringah menerimanya.

Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi, mengatakan, pihaknya sudah rutin melakukan patroli terkait penerapan prokes.

"Selama patroli kami kerap menemukan warga kurang mampu membutuhkan bantuan. Kemudian dilakukanlah urunan dana untuk penyediaan bantuan nasi bungkus," ujar Didik.

Dari hasil rembukan bersama personel Polsek Indihiang, urunan dana untuk pembelian nasi bungkus ini akan dilakukan tiap Jumat.

"Mudah-mudahan langkah kami ini bisa memotivasi para agnia untuk melakukan hal yang sama. Banyak warga membutuhkannya," kata Didik.

Menurut Didik, masih banyak kalangan warga kota yang bisa melakukan langkah yang sama membantu sesama.

"Mudah-mudahan para agnia yang ada di Kota Tasikmalaya terketuk untuk membantu semasa, terutama warga kurang mampu. Sebungkus nasi sangat berharga bagi mereka," ujar Didik.  (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved