Senin, 20 April 2026

Siap Dibuka Jadi Wisata Berbasis Vaksin, Bakal Ada Sentra Vaksinasi di Tempat Wisata di Jabar

Pengelola tempat wisata dan rekreasi di Jawa Barat memastikan siap membuka kembali usahanya dan melakukan vaksinasi untuk karyawan dan masyarakat

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/MUHAMAD SYARIF ABDUSSALAM
Vaksinasi di tempat wisata di Kota Bandung 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengelola tempat wisata dan rekreasi di Jawa Barat memastikan siap membuka kembali usahanya. Hal ini didasari dengan semakin banyaknya pelaku industri tersebut yang sudah divaksin.

Ketua Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Jawa Barat, Heni Smith, mengatakan pihaknya terus melakukan vaksinasi baik terhadap karyawan maupun masyarakat di sekitar lokasi wisata. Dari 650 lebih lokasi wisata yang berada di bawah naungannya, hampir semua karyawannya sudah divaksin.

"Kami terus mengupayakan vaksinasi gratis, khususnya di lokasi wisata yang berskala besar. Tidak hanya untuk karyawan kami, tapi penting juga untuk masyarakat sekitar," katanya saat menggelar “Jalanin” (Jalan-jalan sambil Vaksin), di Saung Angklung Udjo, Bandung, Rabu (8/9).

Jalanin merupakan program kerja DPD PUTRI Jabar untuk mendorong pelaksanaan vaksinasi di tempat wisata. Kegiatan inipun terlaksana berkat kolaborasi asosiasi di bidang pariwisata seperti PUTRI, AKAR-PHRI, ASITA, dan didukung oleh Dinkes serta Disbudpar Kota Bandung yang kali ini menggunakan vaksin Astrazeneca. 

Heni menjelaskan, percepatan vaksinasi khususnya di sektor pariwisata sangat diperlukan agar industri ini kembali bangkit. Selama pandemi ini, industri yang ditekuninya ini sangat terdampak bahkan sudah banyak yang gulung tikar. 

"Sektor pariwisata ini salah satu yang paling terpuruk. Padahal banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor ini," katanya.

Sekretaris PHRI Jawa Barat, Herie Hermanie Suwarma, menilai target vaksinasi di dalam negeri belum tercapai sehingga masih banyak yang belum tersentuh. Padahal, hal ini menjadi salah satu syarat utama agar aktivitas masyarakat kembali normal di tengah pandemi yang belum berakhir.

"Kami ingin membantu pemerintah dalam mempercepat vaksinasi," ujarnya.

Dia menambahkan, vaksinasi di lokasi wisata inipun sejalan dengan program pemerintah pusat terkait percontohan wisata berbasis vaksin.

Terlebih, lanjut dia, banyak lokasi wisata di Jawa Barat yang ditunjuk pemerintah pusat untuk percontohan program tersebut. "Di Jawa Barat ada 20 lokasi wisata yang menjadi percontohan wisata berbasis vaksin," ujarnya.

Selain itu, dia berharap setiap lokasi wisata bisa menjadi sentra vaksinasi sehingga tidak ada alasan untuk menutup tempat tersebut. 

"Jadi selain berwisata, pengunjung yang datang juga bisa divaksin," ujarnya.

Ketua Pelaksana Jalanin, Shobirin F Hamid yang juga merupakan Direktur Keuangan dan SDM PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (perseroda), menjelaskan, pihaknya menargetkan ribuan dosis vaksinasi di setiap lokasi wisata. Selain untuk karyawan lokasi wisata, vaksinasi yang digelar inipun diberikan untuk warga sekitar.

"Warga sekitar juga penting untuk divaksin, karena bagaimana pun kami (lokasi wisata) akan berhubungan dengan warga sekitar meskipun bukan karyawan," ujarnya. Terlebih, konsep yang dilakukannya inipun menyasar pengunjung lokasi wisata yang belum divaksin.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved