Gedung DPRD KBB Mangkrak Satu Tahun Lebih, Pemda KBB Ambil Langkah Ini untuk Selesaikan
Pemerintah KBB sudah memiliki solusi untuk menyelesaikan proyek pembangunan gedung DPRD KBB yang mengkrak selama satu tahun
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah memiliki solusi untuk menyelesaikan proyek pembangunan gedung DPRD KBB yang mengkrak selama satu tahun akibat keterbatasan anggaran.
Proyek pembangunan gedung wakil rakyat senilai Rp 142 miliar tersebut mangkrak selama satu tahun lebih setelah terkendala biaya akibat adanya refocusing anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan, mengatakan, terkait kebutuhan anggaran penyelesaian pembangunan yang diperkirakan sekitar Rp 40-50 miliar lagi, pihaknya sudah menginstruksikan ke TAPD guna menyiapkan di APBD Perubahan dan tetap meminta bantuan ke Pemprov Jabar.
"Karena masih pandemi Covid-19 anggaran di APBD terbatas, tapi kita upayakan untuk dialokasikan. Sambil juga menunggu adanya bantuan dari Pemprov Jabar," ujarnya saat sidak ke pembangunan Gedung DPRD di Ngamprah, Senin (1/9/2021).
Secara keseluruhan, Hengky sudah cukup puas dengan bangunan yang sudah terbangun sekitar 90 persen ini dan pihaknya meminta pembangunannya harus dituntaskan pada tahun ini.
"Pembangunan gedung DPRD ini harus selesai akhir tahun ini sesuai targetnya," kata Hengky.
Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemda KBB Maman Sulaeman mengatakan, berdasarkan rencana awal bahwa proyek pembangunan gedung DPRD ini membutuhkan biaya Rp 142 miliar dan tahun ini pengerjaannya harus selesai.
"Makanya anggaran untuk menyelesaikan sisa pekerjaan terus diupayakan dari APBD perubahan dan bantuan gubernur," ujarnya.
Baca juga: Pembangunan Gedung DPRD KBB Mangkrak Akibat Refocusing Dana, Dewan Minta Pemkab Tagih Janji Pemprov
Sementara Ketua Komisi III DPRD KBB, Iwan Ridwan mengatakan, gedung itu harus dibereskan supaya segera bisa dipergunakan untuk kegiatan dewan dan pihaknya juga mengapresiasi langkah proaktif dari Plt Bupati yang mengkomunikasikan soal penganggaran dengan Gubernur Jabar.
"Gedung itu harus segera dipakai, kalau dibiarkan lama tak terurus bisa rusak. Kalau udah beres, kegiatan rapat dewan yang selama ini di hotel, bisa dihapuskan sehingga hemat anggaran," kata Iwan.
Baca juga: Butuh Biaya Rp 49 Miliar Lagi, Pembangunan Gedung DPRD KBB Mangkrak Satu Tahun Lebih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/hengky-kurniawan-saat-sidak-ke-pembangunan-gedung-dprd.jpg)