Viral di Media Sosial

Video Viral, Pegawai SPBU di Bandung Ribut dengan Warga yang Jualan, Gaya Petenteng Jadi Sorotan

Beredar video pegawai SPBU di Bandung ribut dengan warga yang berjualan viral di media sosial. Warganet soroti sikap petenteng pegawai

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Widia Lestari
IG Kamerapengawas
Beredar video pegawai SPBU di Bandung ribut dengan warga yang berjualan viral di media sosial. 

Adapun peristiwa penamparan dalam video viral itu terjadi pada Rabu (3/6/2020).

Berikut adalah fakta-fakta kejadian dalam video viral tersebut, dihimpun dari berita TribunJabar.id yang sudah tayang:

1. Kejadian dalam Video

Dalam video viral terlihat detik-detik NR menampar wajah seorang wanita petugas SPBU yang melayaninya.

Pelaku tampak mengenakan jaket hijau menyala, helm, dan mengendarai sepeda motor matic.

Awalnya, wanita petugas SPBU tersebut seperti biasa melayani NR.

Namun tiba-tiba saja, NR menampar wajah wanita petugas SPBU itu.

NR tampak marah. Namun wanita petugas SBU hanya bisa pasrah.

Ia pun melayani konsumen pria yang menamparnya itu seperti biasa.

Belakangan diketahui, NR sempat tak mau mengantre di belakang pemotor lainnya.

2. Pelaku Diamankan di Tempat Kerjanya

Pelaku penamparan seorang petugas perempuan di SPBU di Jalan Caringin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), akhirnya diamankan jajaran polisi, Unit Reskrim Polsek Padalarang.

Pelaku diamankan di tempat kerjanya, Kamis (4/6/2020).

Polisi berhasil membekuk NR kurang dari 24 jam seusai korban penamparan membuat laporan.

3. Pelaku Kooperatif

Kanit Reskrim Polsek Padalarang, Ipda Ecep Karniman mengatakan, pelaku penamparan berhasil diamankan dan langsung dibawa ke Polsek Padalarang untuk diminta keterangan terkait peristiwa yang viral di media sosial itu.

Ecep berujar, pelaku kooperatif saat diamankan.

"Kami kejar pelaku ke tempat kerjanya dan alhamdulillah berhasil diamankan. Dia kooperatif saat kami mintai keterangan di Mapolsek Padalarang. Pelaku ini mengaku bahwa dia ada di video viral dengan adegan diduga menampar bagian kepala korban pegawai SPBU," kata Ecep saat ditemui, Jumat (5/6/2020).

4. Berakhir Damai

Ecep mengatakan, setelah ada musyawarah, korban dan pelaku akhirnya berdamai tanpa ada paksaan.

Korban penamparan tidak menuntut sehingga berakhir damai.

"Kami melakukan penahanan hanya 1x24 jam karena akhirnya korban mau mencabut laporannya. Keputusan itu diambil tanpa ada intervensi pihak kepolisian, melainkan hasil kesepakatan kedua belah pihak, yakni keluarga pelaku dan korban. Korban tidak menuntut apa-apa terhadap pelaku, hanya minta agar tidak mengulangi perbuatannya," ucapnya.

5. Alasan Menampar

Kata Ecep, pelaku penamparan petugas perempuan di SPBU itu mengatakan aksi tersebut terjadi karena dia sedang terburu-buru.

Selain itu, NR mengatakan pegawai SPBU tersebut bawel sehingga memicu emosinya.

"Jadi pengakuannya dia itu lagi buru-buru, makanya enggak antre saat isi bensin. Tapi saat itu dia ditegur pegawai dan disuruh antre. Kata pelaku juga dia emosi karena pegawai SPBU ini bawel," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved