Efek Samping Pemberlakuan PPKM di Sumedang Tak Cuma Kurangi Angka Positif Covid-19, Tapi Juga Ini
Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Sumedang, Jawa Barat, tidak hanya berimbas pada menurunnya kasus positif Covid-19.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Giri
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Sumedang, Jawa Barat, tidak hanya berimbas pada menurunnya kasus positif Covid-19.
Tapi ada hal lain yang turut terimbas.
Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang mencatat terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas sebanyak 50 persen selama PPKM.
"Ya, menurun. Menurunnya mencapai 50 persen," kata Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Eryda Kusuma, saat dihubungi TribunJabar.id melalui sambungan telepon, Senin (30/8/2021) pagi.
Menurut Eryda, berdasarkan catatan Sat Lantas Polres Sumedang, sejak 1 Mei 2021 hingga 30 Juni 2021 jumlah kecelakaan lalu lintas sebanyak 51 kejadian.
Kemudian, kata Eryda, pada 1 Juli 2021 hingga 29 Agustus 2021, jumlah kecelakan lalu lintas tercatat 31 kejadian.
"Salah satu faktor penurunan angka kecelakaan ini terjadi karena pada saat PPKM ada penerapan penyekatan di titik-titik perbatasan maupun di dalam kota. Salah satunya ganjil-genap juga," ucapnya.
Eryda mengimbau kepada pengendara yang hendak memasuki wilayah Sumedang untuk selalu berhati-hati, lantaran kontur jalan di Sumedang berbukit, berkelok, dan bergelombang.
Baca juga: Wagub Jabar Sudah Rencanakan Bangun Jembatan Batman Jauh Sebelum Jembatan Cirahong Ditutup
"Selalu patuhi rambu lalu lintas dan utamakan keselamatan, bukan kecepatan," kata Eryda. (*)
Baca juga: Bocoran Jadwal Persib Bandung di Liga 1 2021, Langsung Bertemu Juara Bertahan di Pekan Ketiga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/polisi-atur-lalu-lintas-cadas-pangeran.jpg)