Pipa PDAM yang Bocor Sudah Terpasang, Namun Air ke Pelanggan Harus Dicicil Debitnya Sebesar Ini
Dirut PDAM Tirtawening, Sonny Salimi mengatakan, pipa yang pecah harus dipotong, diangkat, dan disambungkan kembali sehingga butuh waktu sepekan
Penulis: Tiah SM | Editor: Darajat Arianto
Laporan Wartawan Tribun Jabar , Tiah SM
TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Perbaikan pipa PDAM di Jalan LLRE Martadinata membutuhkan waktu enam hari.
"Air kembali normal ke pelanggan dijadwalkan Jumat 27 Agustus, " ujar Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtawening, Sonny Salimi saat Bandung Menjawab secara virtual, Kamis (26/8) .
Sonny mengatakan, pipa yang pecah harus dipotong dan diangkat dari tanah dan disambungkan kembali sehingga butuh waktu sepekan.
Menurut Sonny, meski pipa sudah terpasang,, tapi tidak bisa langsung mengalirkan air seperti dalam keadaan normal karena butuh penyesuaian.
“Dalam kondidi normal, pipa bisa dialiiri air sekitar 700 liter per detik. Namun, karena kondisinya seperti ini, maka debit air yang kami alilrkan ke pelanggan harus dicicil, mulai 200 liter per detik. Kami harus memastikan, " ujar Sonny.
Pipa baru disambung butuh penyesuaian aliran air tidak terhalangi udara dan lumpur , juga harus memstikan tidak ada sambungan pipa yang bocor.
Sonny mengatakan, selama perbaikan tapi pelanggan PDAM tidak banyak yang memesan air karena tidak mati total .
"Hampir tidak ada jkeluhan kekurangan air yang pesan air tangki saja hanya tiga pelanggan, " ujarnya.
Berbeda kalau kondisinya sedang kemarau. Permintaan bantuan air betsih sangat massif, cukup banyak setiap harinya.
Terkait pecahnya pipa di ruas Jalan LLRE Martadinata ini, Sonny mengatakan, pihaknya melakukan investigasi termasuk meminta keterangan dari kantor-kantor di sekitar titik pecahnya pipa.
Pasalnya, jika dilihat dari beberapa kemungkinan penyebab pecahnya pipa, sangat kecil kemungkinan pipa pecah karena adaya tekanan air.
“Tekanan air hanya mungkin terjadi di beberapa titik yang berada di Kawasan ekstrem, seperti di Banjaran, Baleendah dan Pangalengan," ujarnya.
Sony juga yakin, pecahnya pipa bukan karena korosi pada pipa. Karena meskipun kondisi permukaan pipa tidak halus lagi, namun secara keseluruhan pipa masih tebal dan tidak menipis.
Baca juga: Perbaikan Pipa PDAM Tirtawening Bandung yang Sempat Bocor Selesai, 50 Ribu Pelanggan Terdampak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dirut-pdam-tirtawening-sonny-salimi_.jpg)