Penemuan Mayat di Subang

UPDATE Kasus Mayat Ibu dan Anak di Bagasi Alphard di Subang, Polisi Sudah Periksa 20 Saksi

Pihak kepolisian sudah memeriksa beberapa saksi dalam pengungkapan kasus pembunuhan yang terjadi pada ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Giri
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Suasana rumah penemuan jasad ibu dan anak yang meningal dunia di bagasi mobil di Dusun Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (21/8/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Subang, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Pihak kepolisian sudah memeriksa beberapa saksi dalam pengungkapan kasus pembunuhan yang terjadi pada ibu dan anak di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Kapolres Subang, AKBP Sumarni, mengatakan, saat ini pihaknya sudah memeriksa kembali saksi-saksi, total 20 saksi sampai dengan hari ini dimintai keterangan lebih lanjut.

"Saksinya kemarin total 20. Sampai hari ini masih kita perdalam lagi, mohon waktu," kata AKBP Sumarni, Senin (23/8/2021).

Terkait dengan pelaku, Kapolres menyebutkan, dari hasil olah tempat kejadian perkara terindikasi untuk pelaku lebih dari satu orang.

Hal tersebut berkaitan dengan ditemukannya jejak kaki berbeda di TKP.

"Indikasinya lebih dari satu orang. Itu masih diduga, masih indikasi," ujarnya.

Disinggung dengan pelaku berada di lokasi saat pihak kepolisian menggelar olah TKP, Sumarni menjawab agar bersabar dan akan dipublikasikan lewat rilis kepada awak media.

"Nanti saat rilis saja pokoknya akan diungkapkan," ucap ucap mantan Kapolres Sukabumi Kota ini.

Kapolres Subang AKBP Sumarni
Kapolres Subang AKBP Sumarni (Tribun Jabar / Dwiki Maulana)

Sebelumnya, Tuti Suhartini (55) serta Amalia Mustika Ratu (23)  yang merupakan ibu dan anak ditemukan tak bernyawa ditumpuk di bagasi Toyota Alphard, Rabu (18/8/2021) pagi.

Mereka menjadi korban pembunuhan.

Yeti (65) yang merupakan kakak tertua dari Tuti serta uwa dari Amalia masih belum percaya pasca ibu dan anak tersebut ditemukan meninggal secara mengenaskan di dalam bagasi mobil jenis Alpard milik mereka.

"Saya masih belum percaya sampai saat ini mereka berdua sudah tidak ada, saya sering berdua sama korban terutama adik saya Tuti," kata Yeti saat ditemui Tribunjabar di kediamannya yang berada di Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Senin (23/8/2021).

Yeti juga menjelaskan, Tuti serta anaknya Amalia merupakan sosok yang tidak pernah mempunyai masalah apapun dengan keluarga besarnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved