Minggu, 14 Juni 2026

Sosok Pencipta Lagu 17 Agustus 'Hari Merdeka', Penyelamat Bendera Pusaka dan Pencetus Ide Paskibraka

17 Agustus tahun 45. Itulah hari kemerdekaan kita. Lirik tersebut adalah penggalan lagu 17 Agustus berjudul Hari Merdeka.

Tayang:
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: taufik ismail
Wikipedia via Tribun Jateng
Husein Mutahar, pencipta lagu 17 Agustus (Hari Merdeka) 

TRIBUNJABAR.ID - 17 Agustus tahun 45. Itulah hari kemerdekaan kita. Lirik tersebut adalah penggalan lagu 17 Agustus berjudul Hari Merdeka.

Lagu Hari Merdeka sering terdengar menjelang hari kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap 17 Agustus.

Pencipta lagu 17 Agustus atau Hari Merdeka adalah Husein Mutahar atau yang dikenal H Mutahar.

Husein Mutahar adalah sosok yang terlibat dalam sejarah perjuangan Indonesia menuju kemerdekaan.

Lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 5 Agustus 1916, Husein Mutahar dikenal sebagai komposer musik Indonesia, terutama di kategori lagu kebangsaan dan lagu anak-anak.

Selain Hari Merdeka, Husein Mutahar menciptakan Himne Syukur, Dirgahayu Indonesiaku, Gembira, Tepuk Tangan Silang-Silang, Mari Tepuk, Slamatlah, Jangan Putus Asa, Saat Berpisah, dan Himne Pramuka.

Husaein Mutahar yang wafat di Jakarta pada 9 Juni 2004 itu adalah penyelamat bendera Merah Putih saat Soekarno dan Hatta diasingkan Belanda.

Baca juga: Pertama Kali Didengarkan Saat Sumpah Pemuda, Ini Lirik Lagu Indonesia Raya 3 Stanza dan Maknanya

Dikutip dari Tribun Jateng, Husein Mutahar pernah diperintahkan Presiden Soekarno untuk menyelamatkan bendera pusaka saat situasi Kota Yogyakarta, yang menjadi ibu kota Indonesia, dalam keadaan sulit.

Saat itu, pada 1948, tentara Belanda melancarkan serangan besar-besaran sebagai rangkaian dari agresi militer ke-2.

“Aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada diriku. Dengan ini, aku memberikan tugas kepadamu pribadi. Dalam keadaan apa pun, aku memerintahkan kepadamu untuk menjaga bendera ini dengan nyawamu," demikian Soekarno kepada Husein Mutahar dalam buku "Bung Karno: Penjambung Lidah Rakjat" karya Cindy Adams.

Pada agresi militer II, serangan yang dipimpin Van Mook itu melibatkan pesawat-pesawat terbang P-51 yang melintas rendah di atas Kota Yogyakarta.

Dalam waktu singkat, Yogyakarta diduduki.

Lagu-lagu Hari Kemerdekaan Indonesia beserta liriknya.
Lagu-lagu Hari Kemerdekaan Indonesia beserta liriknya. (Pixabay)

Pangkalan Udara Maguwo direbut dan markas komando militer kota juga dibom.

Bung Karno dan Bung Hatta ditawan oleh Belanda. Keduanya dibuang ke Berastagi, Sumatera Utara, sebelum dibuang ke Pulau Bangka.

Dikutip dari buku Berkibarlah Benderaku: Tradisi Pengibaran Bendera Pusaka yang ditulis oleh Bondan Winarno, Mutahar langsung menjalankan perintah Bung Karno. Ia langsung menerima perintah Presiden di masa genting itu.

"Bendera ini tidak boleh jatuh ke tangan musuh," demikian kata Soekarno.

Mutahar lantas memikirkan cara membawa bendera pusaka tersebut.

Selanjutnya, disebutkan bahwa Husein Mutahar dibantu oleh seseorang bernama Pernadinata, untuk membuka jahitan bendera menjadi dua.

Dengan demikian, bendera Merah Putih terlihat sebagai dua kain berwarna merah dan putih.

Pasca Agresi Militer II Belanda, 6 Juli 1949, Bung Karno dan Bung Hatta kembali ke Yogyakarta setelah diasingkan Belanda.

Sebulan kemudian, 17 Agustus 1949, bendera pusaka dikibarkan kembali di Gedung Agung Yogyakarta untuk memperingati hari ulang tahun ke-4 RI. Atas jasanya menjaga bendera pusaka, Mutahar mendapatkan anugerah Bintang Mahaputera pada 1961.

Selain menciptakan lagu 17 Agustus, Husein juga merupakan tokoh iutama pendiri gerakan Pramuka Indonesia.

Ia juga berjasa sebagai tokoh pencetus ide Paskibraka.

Baca juga: Ini Kumpulan Kata-kata Bijak Bung Karno dan Bung Hatta, Yuk Bagikan di Momen HUT ke-76 RI

Baca juga: Lirik Lagu Indonesia Raya dan Lagu-lagu Bertema Nasionalisme, Didengarkan Saat Momen HUT ke-76 RI

Lagu Kebangsaan yang Didengarkan pada 17 Agustus

Berikut ini deretan lagu yang biasa dikumandangkan pada 17 Agustus beserta liriknya.

1. Indonesia Raya

Lagu ini diciptakan oleh WR Supratman. Lirik asli Indonesia Raya memiliki 3 stanza.

Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu

Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta

Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya

Baca juga: Mau Ikut Upacara Bendera 17 Agustus 2021 Bersama Presiden Jokowi Secara Virtual? Ini Cara Daftarnya

2. 17 Agustus (Hari Merdeka)

Lagu 17 Agustus sering diputar pada momen perayaan kemerdekaan Indonesia. Berikut ini liriknya.

17 Agustus tahun 45
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka, nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Mer.. de.. ka..

Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan

Kita tetap, setia
Tetap sedia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap, setia
Tetap sedia
Membela negara kita

Baca juga: Daftar Ucapan HUT ke-76 RI dalam Bahasa Sunda, Indonesia, dan Inggris, Gelorakan Semangat 17 Agustus

3. Bagimu Negeri

Kusbini menciptakan lagu Bagimu Negeri yang sering dinyanyikan pada Hari Kemerdekaan Indonesia.

Padamu negri
kami berjanji
padamu negri
kami berbakti

Padamu negri
kami mengabdi
bagimu negri

jiwa raga ~ ka ~ mi ~

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved