Rabu, 17 Juni 2026

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin Mengundurkan Diri, 17 Bulan Jabat Perdana Menteri

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mundur dari jabatannya sebagai perdana menteri pada Senin (16/8/2021).

Tayang:
Editor: Mega Nugraha
Bernama
Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mundur dari jabatannya sebagai perdana menteri pada Senin (16/8/2021). 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mundur dari jabatannya sebagai perdana menteri pada Senin (16/8/2021).

Dia masih menjabat Perdana Menteri Malaysia sementara setelah ditunjuk Raja Malaysia Sultan Abdullah yang telah menerima surat pengunduran dirinya.

Muhyiddin Yassin ditunjuk sebagai Perdana Menteri Malaysia oleh Raya Malaysia pada 20 Februari 2020 menggantikan Mahathir Muhammad yang mundur sebagai perdana menteri.

Dia mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri Malaysia setelah menjabat 17 bulan karena tidak kehilangan dukungan mayoritas di parlemen.

Muhyiddin mengatakan, usulan sebelumnya agar legitimasinya diuji di parlemen menjadi tidak relevan, setelah 15 anggota UMNO menarik dukungan mereka untuknya.

Bahkan, proposalnya untuk kerjasama bipartisan ditolak oleh partai-partai oposisi.

Baca juga: Presiden Afghanistan Melarikan Diri, Taliban Menangkan Perang: Kami Adalah Pelayan Rakyat dan Negara

"Oleh karena itu, legitimasi saya sebagai perdana menteri tidak perlu lagi dibuktikan di parlemen. Hari ini saya mengundurkan diri sebagai perdana menteri dan (atas nama) semua menteri Kabinet, seperti yang disyaratkan oleh konstitusi federal," kata Muhyiddin Yassin.

Muhyiddin mengaku telah mencoba berbagai upaya untuk menyelamatkan pemerintah Perikatan Nasional (PN), setidaknya sampai tugas penanganan pandemi selesai.

Sayangnya, upaya tersebut terhalang oleh adanya pihak-pihak yang ingin merebut kekuasaan.

"Namun upaya ini tidak berhasil karena ada pihak-pihak yang serakah yang (lebih tertarik) merebut kekuasaan, daripada mengutamakan kehidupan dan penghidupan masyarakat," ujarnya tanpa menyebut pihak-pihak terkait.

Dia bisa mengambil jalan keluar yang mudah dengan mengorbankan prinsip-prinsipnya dan tetap sebagai perdana menteri, tapi itu bukan pilihannya.

"Saya tidak akan pernah berkonspirasi dengan kelompok kleptokratis, mengganggu independensi peradilan dan membelakangi konstitusi federal hanya untuk tetap berkuasa," katanya.

Karir politiknya dimulai saat bergabung dengan Organisasi Nasional Melayu Bersatu (Umno) bagian Pagoh, Johor pada 1978. Umno merupakan partai politik terbesar di Malaysia.

Muhyiddin juga sempat menjabat Wakil Perdana Menteri Malaysia saat dijabat Najib Tun Razak.

Muhyiddin keluar dari Umno setelah berseteru dengan Najib Tun Razak terkait skandal korupsi 1MDB.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved