Sejarah Hari Pramuka yang Diperingati Setiap 14 Agustus, di Indonesia Bermula dari Gagasan Soekarno
Setiap 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka. Sabtu (14/8/2021) adalah peringatan Hari Pramuka ke-60.
TRIBUNJABAR.ID - Setiap 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka. Sabtu (14/8/2021) adalah peringatan Hari Pramuka ke-60.
Mengenai sejarahnya, istilah Pramuka dikenal dengan gerakan Kepanduan atau Scouting.
Gerakan ini dicetuskan oleh Robert Baden-Powell, sebagaimana dilansir semarangkota.go.id.
Di Indonesia, lambang gerakan Pramuka adalah tunas kelapa.
Sebelumnya, Hari Pramuka yang diperingati 14 Agustus dikenal sebagai gerakan Kepanduan.
Gerakan ini juga terdapat di berbagai negara di dunia dan memiliki sejarah.
Dikutip dari semarangkota.go.id, sebutan internasional untuk gerakan Kepanduan adalah Scouting atau Gerakan Pramuka.
Baca juga: Kata-kata Mutiara Hari Pramuka 14 Agustus, Kumpulan Ucapan Selamat untuk Praja Muda Karana
Gerakan Kepanduan dicetuskan oleh Robert Baden-Powell, seorang anggota angkatan darat di Inggris.
Pada tahun 1906-1907, Baden Powell menulis buku Scouting for Boys.
Buku ini berisi panduan bagi remaja untuk melatih keterampilan dan ketangkasan, cara bertahan hidup, hingga pengembangan dasar-dasar moral.
Hingga akhirnya, karya Baden Powell ini menyebar ke seluruh dunia dan menjadi Kepanduan yang di Indonesia disebut Pramuka.
Hari lahir Robert Baden-Powell yakni 22 Februari pun diperingati sebagai Hari Pramuka Internasional.
Ia lahir di London pada 22 Februari 1857.
Baca juga: Berikut Sejarah Hari Pramuka yang Diperingati Setiap 14 Agustus, Ini Perjalanannya di Indonesia
Di Indonesia, Pramuka resmi digunakan untuk menyebut gerakan Kepanduan nasional pada 14 Agustus 1961.
Idenya bermula dari gagasan Presiden Soekarno kala itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/sejarah-hari-pramuka.jpg)