Sabtu, 18 April 2026

Meski Sudah Zona Oranye, Pemkab Bandung Barat Belum Buka Objek Wisata, Ini Alasannya

Ini alasan objek wisata di Bandung Barat belum buka mesti status wilayah sudah zona oranye.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Wildan Noviansah
Seorang pengendara sepeda motor melintas di depan objek wisata Farmhouse Susu Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Objek wisata di Kabupaten Bandung Barat masih belum boleh buka. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB), akhirnya kembali masuk ke zona oranye atau daerah dengan risiko sedang penyebaran Covid-19 setelah sebelumnya masuk zona merah.

Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Asep Sodikin mengatakan, saat ini wilayahnya masuk zona oranye karena Bed Occupancy Rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 terus menurun.

"Selain itu, angka kesembuhan juga cukup tinggi dan sekarang BOR kita turun lagi ke 32 persen, sebelumnya kan 37 persen, bahkan sempat di atas 90 persen," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (13/8/2021).

Sementara berdasarkan data Dinas KBB, kasus Covid-19 mencapai 18.386 kasus dengan rincian, 1.576 orang masih positif aktif, 16.571 orang dinyatakan sembuh, dan 239 orang meninggal dunia.

Asep mengatakan, KBB masuk zona oranye ini berdasarkan hasil evaluasi dari Pemprov Jabar.

Namun, hingga kini KBB tetap menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

"Berdasarkan hasil evaluasi Provinsi Jawa Barat, kita (KBB) ada di zona orange. Tapi di Inmendagri terkait aglomerasi Bandung Raya, kita tetap ada di zona PPKM Level 4," kata Asep.

Selama PPKM Level 4 di Bandung Barat sejumlah aktivitas mulai dilonggarkan, seperti tempat makan yang bisa melayani dengan kapasitas 25 persen pengunjung dan batas waktu makan ditempat maksimal selama 20 menit.

Sementara untuk objek wisata, kata Asep, hingga saat ini masih ditutup meskipun wilayah KBB sudah masuk zona oranye karena hal ini juga terganjal penerapan PPKM Level 4.

"(Wisata) masih ditutup karena kita masih di level 4 dan itu berdasarkan Inmendagri terbaru. Jadi, wisata belum bisa beroperasi normal," ucapnya.

Selama perpanjangan PPKM Level 4 ini juga pihaknya terus menggenjot akselerasi vaksinasi Covid-19 karena Gubernur Jawa Barat sebelumnya menargetkan 70 persen vaksinasi hingga akhir Desember mendatang.

"Sekarang kami juga fokus melakukan percepatan vaksinasi dan booster untuk nakes, agar target 70 persen bisa tercapai," ujar Asep.

Baca juga: Mau Kulineran di Lembang Akhir Pekan Ini? Ingat Ada Sejumlah Aturan, Satpol PP Bakal Patroli

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved