Breaking News:

Mau Kulineran di Lembang Akhir Pekan Ini? Ingat Ada Sejumlah Aturan, Satpol PP Bakal Patroli

Tempat kuliner di Bandung Barat sudah boleh buka. Namun ada aturannya.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN
Suasana Kopi Gunung, tempat kuliner yang cukup kondang di Lembang, Kabupatan Bandung Barat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Sejumlah tempat kuliner seperti kafe dan restoran di Kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal mendapat perhatian khusus dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KBB, terutama saat akhir pekan.

Pasalnya, di saat objek wisata ditutup, jumlah pengunjung di tempat kuliner tersebut, diprediksi bakal meningkat setelah adanya kebijakan buka dengan kapasitas 25 persen dan batas waktu makan di tempat maksimal 20 menit saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Kepala Satpol PP KBB, Asep Sehabudin, mengatakan, pihaknya bakal menyiagakan personel, khusus untuk memantau tempat kuliner ini agar pengunjungnya tidak melebihi kapasitas dan batas waktu 20 menit untuk makan di tempat.

"Untuk di Lembang, memang dapat perhatian khusus terutama tempat kuliner saat akhir pekan. Apalagi saat awal bulan karena pengunjungnya meningkat, kalau akhir bulan berkurang," ujarnya saat dihubungi, Jumat (13/8/2021).

Asep mengatakan, untuk melakukan pengawasan saat akhir pekan, pihaknya akan menurunkan sejumlah petugas Satpol PP KBB yang nantinya akan berpatroli ke setiap tempat kuliner.

"Nanti dibantu juga dari tingkat kecamatan dan pihak desa," kata Asep.

Menurutnya, meski ada pelonggaran bagi tempat kuliner saat PPKM Level 4 ini, pihaknya tetap harus melakukan pengawasan karena pengunjung dan pemiliknya tetap harus mematuhi aturan yang sudah ditentukan.

"Kalau pengunjungnya sudah membeludak dan pemilik tidak mematuhi aturan, maka kami akan langsung bubarkan," kata Asep.

Sementara untuk sanksi bagi pemilik tempat kuliner yang sudah kedapatan melanggar aturan, kata Asep, bisa diberikan sanksi denda.

Namun, sanksi ini akan diterapkan ketika mereka sudah melanggar sebanyak tiga kali.

"Kalau untuk pengunjung hanya dibubarkan saja dan diberikan pemahaman supaya tidak melakukan hal yang sama," ucapnya.

Baca juga: Akhir Pekan Ini, Jangan Dulu Piknik ke Lembang, Tapi Tempat Makan Sudah Mulai Buka, Ini Aturannya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved