Pelajar SMK Dikeroyok Kawanan dari Sekolah Lain, Meninggal dengan Dahi dan Tangan Penuh Luka

Lima terduga pelaku pengeroyokan ditangkap polisi Rabu malam, (11/8/2021) dan Kamis, (12/8/2021) merupakan pelajar dari salah satu sekolah menengah

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Darajat Arianto
david yohanes/surya
ILUSTRASI TKP pengeroyokan 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Lima terduga pelaku pengeroyokan ditangkap polisi Rabu malam, (11/8/2021) dan Kamis dini hari, (12/8/2021).

Kelima tersebut adalah IM (16 tahun), PJK (16 tahun), N (16 tahun), YSA (17 tahun), dan GM (17 tahun) merupakan pelajar dari salah satu sekolah menengah kejuruan di Sukaraja

Sebelumnya, Senin kemarin (9/8/2021), mereka diduga mengeroyok pelajar berinisial ASP (15 tahun) di Jalan Raya Cimuncang Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Kepala Kepolisian Sektor Sukaraja Kompol Supardi mengatakan tiga terduga pelaku ditangkap pada Rabu malam dan dua lainnya pada Kamis dini hari.

Sementara korban yang merupakan pelajar salah satu sekolah menengah kejuruan di wilayah Sukalarang, meninggal dunia pada Kamis dini hari di Rumah Sakit Umum Hermina Sukabumi.

"Korban meninggal di rumah sakit di  Hermina Sukaraja Kabupaten Sukabumi," kata Supardi. 

Diketahui, tiga terduga pelaku merupakan junior sekaligus eksekutor pengeroyokan, yakni IM, PJK, dan N, di mana mereka diamankan pada Rabu malam.

Sedangkan dua lainnya, YSA dan GM merupakan senior yang memerintahkan atau menyuruh, yang ditangkap pada Kamis dini hari tadi (12/8/2021).

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat, Polres Sukabumi Kota Iptu Astuti Setyaningsih dalam keterangan tertulis ikut menjelaskan kronologi dugaan pengeroyokan tersebut terjadi pada Senin, 9 Agustus 2021 sekira pukul 15.00 WIB di Jalan Raya Cimuncang, tepatnya depan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Sukaraja, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja.

Saat itu, korban ASP pergi membonceng temannya yang berinisial MRM menuju tempat kejadian perkara. Kemudian, korban menemui sejumlah terduga pelaku, yang ternyata, sambung Astuti, sudah janjian untuk tawuran. Sementara teman korban, MRM, diminta menunggu dekat sepeda motor yang diparkir.

"Korban langsung ditendang IM, hingga terjatuh. Dalam posisi terjatuh, langsung dibacok dengan celurit oleh terduga pelaku PJK dan mengenai bagian dahi. Korban juga dibacok oleh N dan mengenai bagian tangan kanan," kata Astuti.

Korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Umum Hermina Sukabumi untuk mendapat perawatan.

"Namun korban tidak tertolong, saat perawatan, akhirnya meninggal dunia," ucap Astuti. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved