Persib Bandung
Erwin Ramdani Sering Ajak Para Pemain Persib yang Tinggal di Bandung Kumpul Bareng
Beberapa pemain Persib Bandung pun mengakui sempat mengalami kejenuhan karena harus menjalani sesi latihan mandiri.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Latihan mandiri tidak dimungkiri dapat membuat para pemain menjadi jenuh.
Apalagi dilakukan dalam jangka waktu yang cukup panjang.
Beberapa pemain Persib Bandung pun mengakui sempat mengalami kejenuhan karena harus menjalani sesi latihan mandiri.
Namun, biasanya, para pemain memiliki cara agar latihan mandiri yang dilakukan tidak membuat jenuh.
Salah satunya adalah mencoba olahraga lain di luar sepak bola.
Gelandang Persib Bandung Erwin Ramdani, misalnya, memilih olahraga futsal dan bulu tangkis untuk menghilangkan rasa jenuh.
"Kami juga berkumpul bersama teman-teman di Bandung seperti Abdul Aziz, Muhammad Natsir, Zalnando, dan Henhen Herdiana, serta teman-teman yang lain di luar. Kami menciptakan kegembiraan selain di sepak bola," ujar Erwin dalam wawancara virtual, Kamis (12/8/2021).
Kegiatan itu diakui pemilik nomor punggung 93 itu cukup membantu untuk menghilangkan penat.
Selain itu, Erwin bisa kembali termotivasi ketika menjalani program latihan mandiri dari pelatih.
Di luar latihan, mantan pemain PSMS Medan dan PS TNI ini lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga di rumah.
"Berkumpul bersama keluarga dengan melakukan aktivitas yang bermanfaat seperti nonton, apalagi sekarang mulai banyak pertandingan persahabatan sepak bola juga," ucapnya.
Mengenai Liga 1 2021/2022, Erwin mengaku belum mengetahui peta kekuatan dan belum bisa memprediksi tim yang bakal menjadi pesaing Persib.
"Kita tidak bisa prediksi dan antisipasi karena kita sendiri tidak tahu kesiapan tim-tim yang lain juga," ujar Erwin dalam wawancara via daring, Kamis (12/8/2021).
Baca juga: Gelandang Persib Bandung Ini Main Bulu Tangkis untuk Jaga Kondisi, Anggap Situasi Saat Ini Aneh
Namun, Erwin menilai, kekuatan setiap tim mungkin akan sama dengan yang dimiliki oleh Maung Bandung.
Sebab, secara persiapan, Persib dan kesebelasan lainnya mirip-mirip karena tidak bisa melakukan latihan bersama lantaran terbentur aturan PPKM Level 4.
"Sama seperti kita melakukan aktivitas yang dibatasi," ucapnya.
Namun, pemilik nomor punggung 93 ini melihat bahwa Bali United memiliki kans yang cukup besar untuk menjadi pesaing utama Persib.
Dengan persiapan yang sudah dilakukan sejak lama serta berstatus sebagai juara bertahan, Erwin menilai tim berjuluk Serdadu Tridatu itu tak bisa dianggap remeh.
"Mungkin saya lebih ke Bali United karena secara organisasi sangat baik."
"Persiapan juga lebih siap karena mereka akan main di kompetisi Asia," ujarnya.
Saat ini Erwin Ramdani tetap berkonsentrasi penuh meskipun pada saat ini masih berlatih secara mandiri.
Erwin mengatakan, setiap hari tim pelatih selalu memberikan program latihan dengan target yang harus dicapai oleh para pemain.
Selain menjalani program latihan yang diberikan oleh tim pelatih, pemilik nomor punggung 93 ini selalu menambah porsi sendiri agar lebih bugar.
Mantan pemain PSMS Medan ini kerap kali melakukan olahraga lain di samping latihan rutin yang diberikan oleh tim pelatih.
"Di samping itu melakukan olahraga lain seperti bermain bulu tangkis ataupun olahraga-olahraga yang bisa menjaga kondisi agar nanti saat berkumpul bersama tim sudah siap," katanya.
Diakui Erwin, situasi seperti ini memang terasa cukup aneh.
Biasanya, kata Erwin, ketika akan menghadapi kompetisi, para pemain mendapat program latihan yang begitu intensif.
Baca juga: PROFIL Legenda Persib Bandung yang Dijuluki Si Kancil, Pencetak Gol Tertua Pangeran Biru
"Mau tidak mau memang ini adalah situasi yang aneh buat kita semua karena biasanya kalau mau menghadapi suatu kompetisi, kita harus melalui masa persiapan yang cukup matang," ucapnya.
"Tapi sekarang kita dihadapi dengan situasi yang mau tidak mau kita harus siap untuk melakukan pertandingan yang sebenarnya kita pun tidak tahu kapan akan digelar," ujarnya.
Kendati hanya menjalani latihan mandiri, Erwin optimistis bahwa kondisi kebugarannya akan tetap terjaga hingga kompetisi dimulai nanti.
"Sebenarnya saya pribadi cukup siap karena sebagai pemain profesional dan teman-teman juga sama."
"Kami tetap berlatih, apabila tidak berolahraga, badan terasa aneh oleh karena itu kita mau dikasih atau tidak dikasih program akan tetap berlatih," katanya. (*)