Rabu, 22 April 2026

SOSOK Tri Budi Utomo, Komandan Paspampres Baru, Pernah Kawal Joko Widodo ke Afganistan

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) memiliki komandan baru. Brigjen TNI Tri Budi Utomo, resmi menggantikan Mayjen TNI Agus Subiyanto.

Editor: Giri
Brigjen TNI Tri Budi Utomo (kanan) menjadi Danpaspampres. (Puspen Mabes TNI) 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) memiliki komandan baru. Mantan Wakil Komandan Jenderal Kopassus, Brigjen TNI Tri Budi Utomo, resmi menggantikan Mayjen TNI Agus Subiyanto.

Budi resmi memimpin satuan tersebut setelah menjalani serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Mabes TNI, Jakarta, Selasa (10/8/2021).

"(Sertijab tersebut) berdasarkan Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/684/VIII/2021 tanggal 2 Agustus 2021," ujar Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto dalam keterangan tertulis, Selasa.

Dikutip dari Tribunnews.com, pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 6 Februari 1971 ini merupakan jebolan Akademi Militer (Akmil) tahun 1994 dari kecabangan infanteri (Kopassus).

Dalam perjalanannya, Budi tercatat pernah menjadi Komandan Grup A Paspampres yang bertugas mengawal Presiden Joko Widodo.

Selama menjadi pimpinan Grup A Paspampres, Budi nyaris tak pernah jauh dari Jokowi untuk melakukan pengawalan, baik saat melakukan kunjungan di dalam negeri maupun di luar negeri.

Satu di antara kegiatan pengawalan yang dilakukan Budi antara lain ketika Jokowi mengunjungi Afganistan pada 2018, yang saat itu tengah dilanda perang berkepanjangan.

Kala itu, hanya Budi dan Danpaspampres Mayjen TNI Suhartono, Danpaspampres saat itu, serta Paspampres yang mengantar Jokowi, mengenakan rompi antipeluru.

Akan tetapi, Jokowi yang sedianya juga mendapat jatah rompi antipeluru memilih tak mengenakannya.

Hal itu kemudian diikuti para menteri yang juga ikut berkunjung.

Baca juga: Kapan Persib Latihan Bersama Setelah Pemerintah Putuskan PPKM Dilanjutkan Lagi? Ini Jawaban Robert

Baca juga: Jawa Barat di Puncak Klasemen, DKI Jakarta Hilang dari 10 Besar Terkait Angka Kasus Covid-19 Aktif

Riwayat kemiliteran

Pada 2011-2012, Budi dipercaya menjabat Danyon 811/Aksus Sat-81 Kopassus.

Di periode yang sama, Budi kemudian menjabat sebagai Dandim 0410/Kota Bandar Lampung hingga 2013.

Karier kemiliteran Budi kemudian kian menanjak.

Hal itu terlihat dengan jabatan Aspers Danjen Kopassus yang diembannya pada 2015-2016.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved