Minggu, 3 Mei 2026

Bertugas Setelah Salat Subuh, Kaki Serka Dian Tertembak Peluru, Dijenguk KSAD Andika Perkasa

Kondisi luka tembakan pada kaki Serka Dian Herdiana (32) cukup parah hingga tulangnya hancur namun ia bisa sembuh.

Tayang:
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
YouTube/TNI AD
Serka Dian menceritakan kronologi dia tertembak di kaki. Lukanya parah namun ajaibnya saraf tidak rusak. 

TRIBUNJABAR.ID - Kondisi luka tembakan pada kaki Serka Dian Herdiana (32) cukup parah hingga tulangnya hancur namun ia bisa sembuh.

Prajurit Yonif 310/KK itu mengalami keajaiban. Dokter mengatakan luka tembakan besar dan tembus dari sisi luar ke dalam.

Namun, peluru itu tidak mengenai saraf dan pembuluh darah.

Baca juga: Dikawal TNI-Polri, Penyaluran Beras Bansos Selama PPKM Darurat di Subang Selesai Sesuai Target

Serka Dian Herdiana bisa kembali pulih. Jaringan kaki Serka Dian masih 'hidup'.

Hal tersebut diketahui saat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa menjenguknya di rumah sakit.

Kunjungan itu diunggah di YouTube TNI AD pada 11 Juli 2021.

Serka Dian yang masih terbaring di kasur menceritakan kronologi penembakan yang menimpanya.

Penembakan itu terjadi setelah Serka Dian melaksanakan pengobatan massal.

Ia mendapat perintah mengobati masyarakat setelah salat Subuh berjamaah.

Setelah mengobati, Serka Dian dan anggota TNI lainnya kembali ke pos menggunakan mobil.

Serka Dian yang ditembak setelah bertugas
Serka Dian yang ditembak setelah bertugas (YouTube/TNI AD)

Namun, peristiwa tidak diinginkan terjadi. Mobil yang dinaiki mogok di tengah jalan.

"Kami langsung merapat kembali menuju pos, di sela-sela pertengahan pos, sekitar 30 menitan tempatnya di jembatan, sehabis melewati jembatan tepatnya di posisi jalan menanjak, mobil mogok," ujarnya, dikutip Tribunjabar.id pada 10 Agustus 2021.

Peristiwa tersebut tidak menguntungkan. Serka Dian kemudian mengambil tindakan.

"Anggota turun mengambil tindakan pengamanan kiri-kanan. Kemudian setelah itu sebagian mengamankan kiri-kanan, empat orang termasuk yang terkena tembakan mendorong mobil tersebut karena mobil tersebut berada di posisi tanjakan," ungkapnya.

Keadaan tidak membaik. Sebuah motor mengarah ke mereka dari ketinggian. Tembakan bertubi-tubi tidak terelakkan.

"Selanjutnya selang dari atas, dari ketinggian, ada motor yang menyoroti ke kami dan langsung direntet ditembak," jelas Serka Dian.

Dokter menjelaskan kondisi luka yang diderita Serka Dian.

Baca juga: Demi Jaga Stok Darah, Prajurit TNI AD dari Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad Purwakarta Gelar Donor

Baca juga: Kisah Pratu Romy, Prajurit TNI yang Tertembak, Dijenguk KSAD Andika Perkasa, Begini Kondisinya Kini

Luka Serka Dian cukup parah karena terbuka dan berukuran besar bahkan tulangnya hancur.

"Beliau ada luka tembak luka terbuka di area engkel ini. Kami tidak tahu pintu masuknya dari mana yang jelas dari sini (bagian luar) tembus ke sisi tengah langsung. Dan tulangnya hancur," ujar dokter.

Di video tersebut, dokter belum bisa memastikan jadwal operasi Serka Dian selanjutnya.

Sebab timnya harus menunggu hasil evaluasi.

"Nanti kami evaluasi terus karena potensi infeksi tinggi karena lukanya terbuka, tembus. Tapi syukurnya saraf dan pembuluh darahnya enggak kena. Jadi masi hidup untuk yang kaki. Padahal ini tembus gede gini," ungkapnya.

KSAD Andika Perkasa memerintahkan anak buahnya untuk memindahkan Serka Dian setelah sembuh.

Serka Dian akan dipindahkan ke teritorial.

Kisah Prajurit Lainnya

Pratu Romy kini terbaring di rumah sakit setelah ditembak. Prajurit Yonif 403/WP itu harus menjalani perawatan.

Kondisi Pratu Romy masih terus diobservasi dokter.

Saat dirawat di rumah sakit, Pratu Romy sempat dijenguk Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa.

Baca juga: Haidir Anam Jadi TNI, Tak Lupakan Sandi yang Kuli Bangunan, Persahabatannya Disorot Andika Perkasa

KSAD Andika Perkasa datang bersama istrinya, Ketua Umum Persit Kartika Chadra Kirana, Hetty Andika Perkasa.

Kunjungan tersebut diunggah di YouTube TNI AD, 11 Juli 2021.

Pratu Romy lahir dari ayah seorang satpam dan ibu yang bekerja sebagai ibu rumah tangga.

Selama di rumah sakit, Pratu Rom tidak ditemani keluarganya sebab ayah dan ibu Pratu Romy tinggal di Kalimantan Barat.

Ada alasan keluarganya tak bisa menemani Pratu Romy yang dirawat di Jakarta.

Ayah Romy tidak bisa meninggalkan pekerjaan. Selain itu, kondisi ekonomi keluarganya pun tidak memungkinkan.

"Enggak ada duit. Mau tapi..." ujar ayah Romy dalam sambungan telepon.

KSAD Andika Perkasa menjenguk prajurit yang tertembak
KSAD Andika Perkasa menjenguk prajurit yang tertembak (YouTube/TNI AD)

Kemudian KSAD Andika Perkasa menyanggupi untuk memfasilitasi kelurga Romy untuk menjenguk ke Jakarta.

"Kalau gitu gini nanti akan dibayarin. Persiapan saja," ucap Andika Perkasa.

Tidak hanya orangtua Romy namun pacar Romy, Cindi Permiati juga diminta ke rumah sakit.

Awalnya Romy tidak ingin membuat orangtua dan pacarnya khawatir.

Romy meminta sang pacar untuk tidak ke Jakarta ketika Cindi berencana untuk menjenguk.

Namun ketika Andika Perkasa meminta datang. Romy segera berubah pikiran.

Romy menelepon kekasih yang sudah menjadi tunangannya itu.

Baca juga: Istri KSAD Andika Perkasa Tak Kuasa Bendung Air Mata Saat Jenguk Personel TNI yang Tertembak

Sang pacar yang berada di Yogyakarta menyanggupi pergi ke Jakarta.

"Yang, halo, kamu mau datang ke Jakarta lihat saya enggak? Nanti dibayarin Bapak Kasad," kata Romy.

Panggilan sayang Romy kepada pacar memantik sorakan dari prajurit lainnya.

"Besok pagi. Oh iya, siap-siap. Ketemu Bapak KSAD-nya langsung enggak?" tanya Cindi.

Cindi datang bersama ayah dan ibunya. Ia difasilitasi tes swab dan diantar menggunakan mobil pribadi.

Ia bersedia merawat sang kekasih.

Sebelum dihubungi Romy, Cindi sudah bersiap ingin ke Jakarta menggunakan kereta.

"Saya bilang sama Mas Romy. yang boleh enggak jenguk ke Jakarta naik kereta turun di Pasar Senen kan dekat.

'Sudah enggak usah aku sudah membaik'. Ya sudah kalau enggak boleh. Berubah pikiran mungkin waktu Bapak Kasad ke sini," cerita Cindi.

Lihat videonya di sini

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved