Kamis, 14 Mei 2026

Vaksinasi Covid di Jabar

Jabar Minta Jatah 15 Juta Dosis Vaksin Per Bulan, Target yang Disuntik Per Hari Kini 500 Ribu Orang

Target vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat kini 500 ribu orang per hari. Pemprov minta jatah 15 juta dosis per bulan.

Tayang:
Tribun Jabar
Ilustrasi vaksinasi di Jawa Barat. Mahasiswa saat disuntik vaksin Covid-19 di Audiotorium UGJ, Jalan Pemuda, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (7/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan target vaksinasi Covid-19 di Jabar kini sudah ditingkatkan menjadi 500.000 orang per hari.

Angka meningkat tajam dari target sebelumnya yaitu 150.000, bahkan tiga bulan lalu hanya 50.000 orang per hari.

Menurut Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, peningkatan target harian vaksinasi ini mengingat jumlah penduduk Jabar paling besar se-Indonesia mendekati 50 juta jiwa.

Jika kecepatan vaksinasi tidak ditingkatkan maka target kekebalan kelompok 37 juta jiwa pada Desember 2021 akan sulit dicapai.

"Jabar vaksinasi per harinya sudah melompat. Tiga bulan lalu per hari hanya 50 ribu sekarang 150 ribu. Tapi karena penduduk kita 50 juta jiwa dan yang harus disuntiknya 37 juta jiwa maka tantangan Jabar harus menyuntikkan 500 ribu orang per hari," katanya seusai meninjau vaksinasi massal di Gedung Bale Rame Soreang dan SMAN 3 Bandung, Sabtu (7/8/2021).

Adapun dosis vaksin yang dibutuhkan untuk mengejar 500.000 tersebut adalah 15 juta dosis per bulan.

Emil pun makin intens berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk menjamin jumlah dosis tersebut.

"Jadi kami butuh 15 juta dosis vaksin per bulan dan kami sudah minta agar dipenuhi oleh pusat," ujar Emil.

Selain untuk masyarakat umum, vaksinasi di Jabar juga menyasar disabilitas.

Pemda Provinsi Jabar sudah mendapatkan hibah 120.000 dosis vaksin dari pemerintah pusat yang dikhususkan bagi kaum disabilitas.

"Kami akan membereskan juga vaksinasi untuk disabilitas sudah ada 120 ribu dosis hibah dari pusat untuk sekitar 60 ribu orang," ucapnya.

Emil memastikan sudah ada 30.000 disabilitas di Jabar di atas umur 18 tahun yang telah siap divaksin.

Namun pihaknya akan memperluas cakupan vaksinasi bagi kaum disabilitas untuk rentang umur 12-17 tahun.

"Kalau jatah vaksin masih ada maka barengan saja dengan keluarganya sekalian sehingga kami bisa mempercepat vaksinasi," tutur Emil.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved