Minggu, 19 April 2026

Militer Indonesia Terkuat di ASEAN tapi Singapura Punya 100 Pesawat Tempur, Indonesia Berapa?

Kekuatan militer Indonesia berada di posisi 16 berdasarkan rilis situs Global Fire Power (GFP) tentang indeks kekuatan militer negara-negara di dunia

Editor: Ravianto
Roslyn WARD/US AIR FORCE/AFP
Foto Angkatan Udara AS yang diperoleh 27 Januari 2021 ini menunjukkan Stratofortress B-52 Angkatan Udara AS dari 2nd Bomb Wing, Pangkalan Angkatan Udara Barksdale, Louisiana, terbang dengan F-15SA Angkatan Udara Arab Saudi selama misi satuan tugas pembom di atas Area tanggung jawab Komando Pusat AS, pada 27 Januari 2021. Sebuah pembom B-52 AS terbang di atas Timur Tengah pada 27 Januari 2021 sebagai unjuk kekuatan oleh pemerintahan baru Presiden Joe Biden saat mempersiapkan hubungan yang menantang dengan Iran, kata Pentagon. B-52H Stratofortress berkemampuan nuklir menerbangkan misi pulang-pergi dari Pangkalan Angkatan Udara Barksdale di Louisiana, ditemani pada waktu yang berbeda oleh jet tempur AS dan tanker pengisian bahan bakar, dan, pada satu titik, oleh pesawat tempur F-15 Angkatan Udara Arab Saudi. . 

TRIBUNJABAR, JAKARTA - Kekuatan militer Indonesia berada di posisi 16 berdasarkan rilis situs Global Fire Power (GFP) tentang indeks kekuatan militer negara-negara di dunia pada 2021.

Indonesia menempati peringkat 16 dari 140 negara.

Di bawah Indonesia ada Spanyol, Australia, dan Israel yang masing-masing bertengger di posisi 18, 19, dan 20.

Peringkat pertama ditempati oleh Amerika Serikat (AS).

Selanjutnya disusul oleh Rusia di peringkat kedua dan China di peringkat ketiga.

Kemudian di posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh India dan Jepang. 

Merujuk situs GFP, Indonesia bahkan menjadi negara yang terkuat secara militer di kawasan ASEAN, jauh berada di atas Singapura di peringkat 40 yang notabenenya merupakan negara paling maju di kawasan Asia Tenggara.

Keunggulan utama

Unggulnya kekuatan militer Indonesia dibandingkan Spanyol, Australia, dan Israel tentu karena ditopang oleh jumlah personel tentara yang besar yakni 1.080.000.

Jika dijabarkan, jumlah personel militer aktif Indonesia tercatat sebesar 400 ribu, jumlah personel cadangan tercatat sebesar 400 ribu, dan jumlah paramiliter tercatat sebanyak 280 ribu.

Selain itu, luasnya Indonesia juga turut memengaruhi banyaknya jumlah alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang dimiliki oleh matra darat, laut, dan udara.

Banyaknya jumlah alutsista ini juga menunjang peringkat kekuatan militer Indonesia yang dirilis GFP.

Dalam situs GFP, tercatat kekuatan matra udara Indonesia memiliki 458 unit armada yang terdiri dari pesawat angkut, pesawat tempur, dan helikopter.

Adapun jumlah pesawat tempur Indonesia hanya 41 unit.

Dengan jumlah armada sebanyak itu, menjadikan Indonesia berada di peringkat 28 dari 140 negara untuk kekuatan matra udara.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved